Belum Ada Ruang, Investor China Tertarik Join Bangun Jembatan Lintas Laut Balikpapan - Penajam

Perusahaan milik China yang bergerak di bidang transportasi yakni China Railway Construction Corporation ( CRRC )datangi kantor Wali kota Balikpapan,

Tribunkaltim.co, Miftah Anggraeni
Wali kota Balikpapan Rizal Effendi bersama perwakilan China Railway Construction Corporation (CRRC) usai audiensi membahas investasi konstruksi di Kantor Wali kota Balikpapan, Senin (24/2/2020). 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Perusahaan milik China yang bergerak di bidang transportasi yakni China Railway Construction Corporation ( CRRC ) datangi kantor Wali kota Balikpapan, Senin (24/2/20).

Kedatangannya untuk kali pertama di Balikpapan ini guna melakukan audiensi membahas mengenai jembatan Balikpapan yang akan menjadi jalan lintas laut menuju Penajam Paser Utara.

Tak sampai disitu, kedatangan perusahaan dari Negara tirai bambu ini juga tak lain menawarkan kerjasama baik dalam pembangunan infrastruktur maupun investasi lainnya.

Dalam kesempatannya, Xu Fei selaku Indonesia Branch Managing Director mengatakan pihaknya saat ini masih melihat apakah perusahaannya kali ini bisa turut bergabung atau tidak.

Sebab, seperti dalam penjelasannya saat ini slot untuk bergabung dalam investasi pembangunan tersebut diketahui telah terpenuhi.

"Kalau ada perusahaan yang terbuka kita bisa join untuk kita bisa masuk, untuk angka investasi kita belum bisa mengira-ngira," ujar Xu Fei kepada Tribunkaltim.co, Senin (24/2/2020).

Baca Juga;

BREAKING NEWS Pembangunan Jembatan Tol Balikpapan - Penajam Kembali Dilanjutkan

Kabar Jembatan Tol Teluk Balikpapan, Gubernur Isran Noor Beber Persoalan Selesai, Pembangunan Lanjut

Isu Pemindahan Jembatan Tol Balikpapan, Ketua DPRD Penajam Paser Utara Tegaskan Tetap di Lokasi Awal

Ia pun menyebut dalam rangka investasi ini pihaknya belum mengetahui besaran angka anggaran yang diberikan perusahaannya untuk investasi ini.

Melihat hal itu, untuk sementara ini pihaknya pun masih lebih tertarik pada proyek jembatan lintas laut tersebut daripada proyek lainnya.

Sebab, menurutnya model kerjasama lainnya untuk sementara ini dinainya belum begitu jelas, sehingga pihaknya pun masih memlertimbangkan hal itu.

"Kalau untuk ketertarikan memang kita lebih ke jembatan lintas laut, atau jalan tol yg akan menjembatani langsung ke PPU," katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved