Panitia Rakor BPBD Tewas

Panitia Rakorda BPBD Kalimantan Timur di Berau Tewas, Diduga Punya Riwayat Penyakit Jantung

Jenasah Irwan (43) PNS di BPBD Provinsi Kalimantan Timur dibawa ke RSUD Abdul Rivai Berau sebelum dibawa kekediamannya di Samarinda.

Panitia Rakorda BPBD Kalimantan Timur di Berau Tewas, Diduga Punya Riwayat Penyakit Jantung
Tribunkaltim.co/Ikbal Nurkarim
Momen korban saat berusaha ditolong polisi dibantu warga, Selasa (25/2/2020) 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Jenasah Irwan (43) PNS yang punya riwayat penyakit jantung di BPBD Provinsi Kalimantan Timur dibawa ke RSUD Abdul Rivai Berau, Kalimantan Timur, sebelum dibawa kekediamannya di Samarinda untuk di makamkan.

Pria 43 tahun itu meninggal dunia usai berenang disekitar perairan Pulau Derawan depan jembatan BMI sekitar pukul 15.45 Wita sore tadi, Selasa (25/2/2020).

Korban yang juga salah seorang panitia rapat koordinasi daerah (Rakorda) BPBD Kalimantan Timur itu diduga meninggal dunia usai ada serangan jantung sebab punya riwayat pengangkit jantung.

Hal tersebut diungkapkan Kapolsek Pulau Derawan, AKP Koko Jumarko saat dikonfirmasi TribunKaltim.co, Selasa (25/2/2020) malam.

AKP Koko mengatakan, keterangan rekannya. Korban bahkan telah pernah dipasangin ring pada jantung korban.

"Korban diduga terkena serangan jantung karena menurut keterangan rekan korban pernah dipasangi ring pada jantung korban," kata AKP Koko.

Momen korban saat berusaha ditolong polisi dibantu warga, Selasa (25/2/2020).
Momen korban saat berusaha ditolong polisi dibantu warga, Selasa (25/2/2020). (Tribunkaltim.co/Ikbal Nurkarim)

Kapolsek Pulau Derawan itu menjelaskan saat kejadian Ia bersama personel Polsek Pulau Derawan lainnya tak jauh dari tempat korban berenang.

"Tiba-tiba saya dengar suara minta tolong dan langsung berlari kesumber suara berusaha menolong korban," jelasnya.

Korban sempat diberi pertolongan pertama yakni menggunakan nafas buatan dan oksigen dari Puskesmas Pulau Derawan.

"Tetapi korban tetap lemas kemudian saya dan panitia BPBD Provinsi membawa korban ke Puskesmas Tanjung Batu dengan Sped Bot, akan tetapi korban tidak bisa diselamatkan," tuturnya.

Halaman
123
Penulis: Budi Dwi Prasetiyo
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved