Siswi SMP Ini Selamat dari Tragedi Susur Sungai Gara-gara tak Turuti Perkataan Pembina Pramuka

Siswi SMP Ini selamat dari tragedi susur sungai gara-gara tak turuti perkataan Pembina Pramuka

KOMPAS.com/WIJAYA KUSUMA
KORBAN SUSUR SUNGAI - Tim SAR Gabungan melakukan pencarian korban yang hilang saat susur sungai di Sungai Sempor, Sleman, Yogyakarta, Jumat (21/2/2020) 

Dikutip dari TribunJogja.com, Selasa (25/2/2020), Nindia awalnya menceritakan saat adiknya mengikuti kegiatan susur sungai.

Kala itu Nindia dan orangtuanya tidak mengetahui bahwa adiknya itu akan mengikuti kegiatan susur sungai.

"Tidak ada pemberitahuan dari sekolah, adik saya juga tahunya dari status WA (WhatsApp) sehari sebelumnya. Dia juga enggak bilang ke keluarga kalau mau susur sungai, cuma minta di jemput jam 4 sore," tutur Nindia, Senin (24/2/2020).

Nindia yang juga pernah bersekolah di SMPN 1 Turi merasa aneh karena pihak sekolah membiarkan para muridnya berkegiatan di luar ruangan saat cuaca sedang mendung.

Berdasarkan pengalamannya, kegiatan sekolah dilakukan di dalam ruangan apabila cuaca tidak mendukung.

Begitu mendapat kabar telah terjadi tragedi ratusan murid SMPN 1 Turi hanyut saat susur sungai, Nindia langsung bergegas ke lokasi kejadian untuk mencari tahu keberadaan adiknya.

”Saya di Klinik SWA, kakak saya di puskesmas dan sekolah," imbuhnya.

Perasaan cemas dan panik menyerang Nindia ketika ia melihat beberapa jenazah murid SMPN 1 Turi di Klinik SWA.

"Waktu itu saya tanya ke perawat, kalau saya cari adik saya yang bernama Annisa Ramadhani. Petugas meminta saya untuk kuat dan mengarahkan saya untuk memeriksa satu per satu jenazah yang ada di situ. Saya takut yang di sana itu adik saya," cerita Nindia.

Perasaannya mulai lega setelah mengetahui adiknya ternyata sudah berada di sekolah.

Halaman
1234
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved