BNNP Kaltim Bentuk Tim Intervensi Berbasis Masyarakat, Menggali Informasi Penyelundupan Narkoba

Sebelumnya Provinsi Kaltim menduduki peringkat ke 4 nasional dalam penyalahgunaan narkotika, Kalimantan Timur sendiri mengalami penurunan.

BNNP Kaltim Bentuk Tim Intervensi Berbasis Masyarakat, Menggali Informasi Penyelundupan Narkoba
Dok TribunKaltim.co
ILUSTRASI - Lagi Pengedar Sabu di Samarinda Ditangkap Polisi, Pelaku Diamankan tak Jauh dari Sungai Mahakam 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Sebelumnya Provinsi Kaltim menduduki peringkat ke 4 nasional dalam penyalahgunaan narkotika, jumlah yang terpapar dibandingkan dengan jumlah penduduk tahun sebelumnya berkisar 2,1%,secara nasional mengalami peningkatan, tapi Kalimantan Timur sendiri mengalami penurunan secara pesat

Dari data Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan, Badan Narkotika Nasional (BNN) tahun 2017-2018 Kaltim berada di posisi ke 4 sedangkan pada 2019 - 2020 awal Kaltim menjadi peringkat 23 nasional.

Survey yang di lakukan oleh LIPI berkerja sama dengan BNN di seluruh provinsi di wilayah Indonesia

Dan dari hasil survey Kalimantan Timur turun 19 peringkat dari sebelumnya.

Namun Benua Etam masih menjadi destinasi perdagangan narkoba.

Permasalahan yang dinilai kompleks membuat pihak berwenang harus mengambil langkah tepat.

Bukan hanya membekuk para pelaku saja, namun upaya pencegahan juga turut dilakukan.

Kepala Badan Narkotika Nasional Kaltim, Brigjen Pol Raja Haryono menjelaskan.

Letak geografis Kalimantan Timur dan Kaltara yang langsung bersinggungan dengan Negeri Jiran Malaysia.

Hal ini menjadi salah satu faktor banyaknya penyelundupan narkoba.

Halaman
12
Penulis: Budi Dwi Prasetiyo
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved