Breaking News:

Bisnis Otomotif

Hadapi Pertumbuhan Market Astra Motor, Suryanto Wirawan Beranalogi Jas Press Body, Begini Maknanya

Jas yang saya kenakan ini press body dan tidak bisa dikancing. Nah, kondisi jas ini sama dengan kondisi bisnis.

Marcomm Astra Motor Balikpapan
Suryanto Wirawan (ketiga dari kiri) Region Head Astra Motor Balikpapan yang baru menggantikan Darma Wijaya, didampingi jajaran manajemen Astra Motor. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Sebenarnya Suryanto Wirawan bukanlah orang baru di Astra Motor Balikpapan. Ia pernah berkarier di Astra Motor Balikpapan pada 2015 hingga Juni 2017 lalu sebagai Marketing Manager. Ketika itu Darma Wijaya menjabat Region Head Astra Motor Balikpapan (Agustus 2016- Februari 2020). Mereka pun memimpikan dan merintis penyatuan bisnis Astra Motor di Kalimantan Timur.

Namun duet Darma dan Suryanto tidak lama. Juli 2017, Suryanto yang lulusan Universitas Atma Jaya Yogyakarta ini dipercaya menjadi Marketing Manager Astra Motor Pontianak. Lalu, pada Januari 2019 ia dipromosikan menjadi Region Head Astra Motor Bengkulu.

"Hari ini saya kembali lagi, sejak dipindahkan ke Pontianak 2017. Kami sempat mengurusi Kaltim Bersatu dan kini ada di Balikpapan dan Samarinda. Jadi hampir tiga tahun. Saya kaget, dua hari lalu diminta untuk persiapan memakai jas di acara ini. Saya tidak siapkan. Maklum, sebelum ini saya bertugas di Region Bengkulu dan mencari penjahit di sana agak susah," cerita Suryanto ketika menyampaikan sambutan perdana pada Come & Go Astra Motor Balikpapan Region Head & Marketing Manager di ballroom Grand Jatra Hotel Balikpapan, Senin (24/2/2020) malam.

Suryanto lantas memakai jas yang telah ada. "Jas yang saya kenakan ini press body dan tidak bisa dikancing. Nah, kondisi jas ini sama dengan bisnis. Terkadang kita dealer merasa sudah siap hadapi market. Saya saat berkaca selalu merasa berat badan masih 70 kilogram, padahal begitu naik timbangan sudah 90 kilogram. Maksud saya, tahun ini Kaltim cukup menikmati pertumbuhan market. Namun apakah "jas"-nya sudah mengikuti atau belum?. Untuk itu, tahun 2020 ini harus lebih mempersiapkan kapasitas, sehingga nantinya market yang bertumbuh ini tidak lost," ujar Suryanto.

Deputy Chief Executive Astra Motor Octavianus Dwi  menyerahkan penghargaan kepada Darma Wijaya pada malam pisah sambut Region Head & Marketing Manager Astra Motor Balikpapan di ballroom Grand Jatra Hotel Balikpapan.
Deputy Chief Executive Astra Motor Octavianus Dwi menyerahkan penghargaan kepada Darma Wijaya pada malam pisah sambut Region Head & Marketing Manager Astra Motor Balikpapan di ballroom Grand Jatra Hotel Balikpapan. (Marcomm Astra Motor Balikpapan)

Sementara Darma Wijaya menuturkan, ketika awal bertugas di Astra Motor Balikpapan 1 Agustus 2016, hanya terdapat 18 dealer. "Kini bertambah menjadi 24 dealer. Jadi cukup banyak yang dilalui selama tiga tahun enam bulan dan saya banyak belajar dari berbagai pemimpin jaringan dan mitra di lingkup Astra Motor Balikpapan," ungkap mantan Marketing Logistic Head PT Astra International Tbk - Honda Sales Operation ini.

Darma mengakui, dulu ia Bersama Suryanto berjuang untuk mewujudkan bisnis Kaltim Bersatu akhirnya terwujud. "Ya, semuanya bermula dari mimpi," ujarnya seraya menyatakan optimistis Suryanto dan tim akan berjuang untuk membesarkan bisnis Astra Motor di Kaltim dan Kaltara.

Untuk itu, Matthew Poetera Sah Marketing Manager berharap tahun 2020 jajaran Astra Motor Balikpapan lebih merapatkan barisan. "Apa yang perlu dievaluasi selama 2019, akan dikerjakan lebih baik lagi di 2020. Memang tidak mudah menghadapi 2020, banyak tantangan secara internal dan eksternal. Namun itu bukan halangan. Semoga 2020 semakin maju dan sukses bersama," tambahnya.(*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved