Pasien Suspect Virus Corona Semarang Meninggal, Dikubur Dibungkus Plastik, RS Tak Sebut Penyakitnya

Pasien suspect Virus Corona Semarang meninggal, dikubur dibungkus plastik, RS tak sebut penyakitnya

Kolase TribunKaltim.co / Twitter/XHNews via TribunnewsWiki dan cambridgemask.com
ILUSTRASI - Obat Virus Corona 

Namun, Agoes menegaskan, pasien itu bukan meninggal karena infeksi Virus Corona.

"Pasien meninggal bukan karena virus corona, tapi karena gangguan nafas berat.

Sehari setelah dimakamkan hasil laboratorium baru keluar dari Litbangkes (Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan) dinyatakan bukan Virus Corona," kata Agoes saat dikonfirmasi, Selasa (25/2/2020).

Indonesia Nihil Virus Corona

Dari 27 negara di dunia yang mengonfirmasi terinfeksi Virus Corona, Indonesia termasuk yang nihil namun hal ini harus tetap diwaspadai.

Virus Corona menjadi ancaman paling mematikan di dunia, dan masih belum melambat hingga saat ini.

Meski demikian hingga saat ini Indonesia masih dalam status aman dan belum terinfeksi Virus Corona sama sekali.

Bahkan hal ini membuat, banyak ilmuwan dan WHO keheranan, karena Indonesia bisa bebas dari wabah yang menginfeksi hampir seluruh dunia.

Namun, itu bukan berarti warga Indonesia bisa tenang, karena kita tetap wajib waspada karena virus ini sangat mudah menginfeksi manusia.

Selain itu berdasarkan data terbaru yang dikutip dari Asia One pada Rabu (19/2/2020) Indonesia justru menjadi negara yang paling terancam Virus Corona setelah China.

Virus Corona selama ini justru menjadi ancaman nyata yang selama ini sudah menghantui orang Indonesia.

Virus asal Wuhan ini menyebar cepat dan hingga kini sudah sampai ke nyaris semua negara tetangga Indonesia seperti Malaysia dan Australia.

Kini sebuah perusahaan data yang dimuat berdasarkan opini publik global dan perusahaan YouGov merilis data nyata tentang Virus Corona yang ternyata paling mengancam Indonesia.

Studi internasional yang mensurvei sekitar 27.000 orang di 23 negara dan wilayah mengukur tingkat kepedulian Virus Corona di seluruh dunia.

Indonesia berada di peringkat kedua setelah China sebagai negara paling mengkhawatirkan wabah mematikan yang telah menewaskan lebih dari 1.800 secara global.

Survei dilakukan dari 31 Januari hingga 11 Februari, dan menemukan 72 persen responden orang Indonesia menganggap Virus Corona sebagai "ancaman utama".

Terlepas dari fakta Indonesia belum sama sekali terinfeksi Virus Corona.

Sementara China menempati urutan pertama dalam indeks kekhawatiran hingga 77 persen warganya memandang virusnya sebagai ancaman berbahaya di tanah airnya.

Sementara terlepas dari China, Indonesia justru berada di urutan pertama yang khawatir dengan Virus Corona, di antara negara Asia Tenggara seperti Thailand (71), Filipina (70), Malaysia (62) dan Singapura (58).

Semua negara itu padahal telah mencatatkan kasus Virus Corona.

Virus ini bisa menimbulkan ancaman besar terhadap kesehatan masyarakat di manapun di dunia.

Laporan tersebut mengungkapkan bahwa responden di wilayah Asia Pasifik sebagai tempat terbesar kasus Virus Corona.

Hal itu mencatatatkan tingkat kecemasan yang lebih tinggi terhadap epidemi umum secara umum daripada wilayah lain di dunia.

Kemudian, di Timur Tengah, Arab Saudi menempati urutan pertama dengan (66 persen) kecemasan, dan memandang virus itu sebagai ancaman besar yang diikuti Kuwait (60) dan Uni Emirat Arab (56).

Sedangkan orang Eropa dan Amerika Serikat, merasa kurang terancam oleh Virus Corona dibandingkan di Asia Pasifik dan Timur Tengah.

Hingga saat ini Virus Corona telah menginfeksi 70.000 orang di seluruh dunia, namun tidak satupun di Indonesia.

Indonesia masih mengklaim bahwa bebas dari Virus Corona, dan belum ada kasus Virus Corona ditemukan.

Hingga saat ini 102 spesimen diuji oleh Kementerian Kesehatan Indonesia, dan hasilnya negatif terhadap Virus Corona dari Wuhan.

(*)

Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved