Soal Ganti Rugi Ikan Mati di Sungai Segah, Kadis Perikanan Berau Sebut Masih Mencari Jalan Keluar

Soal ganti rugi ikan mati di Sungai Segah, Kadis Perikanan Berau sebut masih mencari jalan keluar

TribunKaltim.Co/ikbal Nurkarim
ikan di keramba bantaran Sungai Segah, tepatnya di Daerah Bujangga, Kabupten Berau, Kalimantan Timur pada Minggu (5/1/2020) lalu, ditemukan mati 

"Jadi ini yang kami mediasi masalah tuntutan ganti rugi mereka yang mengalami kerugian," tuturnya.

Menurut Tentram Rahayu sudah ada itikad baik dari perusahaan yang bertanggung jawab dalam perubahan warna Sungai Segah tersebut.

"Memang sudah ada itikad baik dari perusahaan, dan ini yang sedang kami mediasi bagaimana hitung-hitungannya mereka," tuturnya.

"Masalah ini belum final masih akan kita bahas tapi Insya Allah ada perhatian," tegasnya.

Kadis Perikanan Kabupaten Berau itu mengungkapkan, jumlah petani yang terdampak perubahan warna Sungai Segah Januari lalu mencapai 20 orang.

Sementara untuk nelayan mencapai 105 orang dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp 1,9 miliar. (TribunKaltim.co/Ikbal Nurkarim)

Baca Juga

Sungai Segah Berubah Warna, Bupati Berau Sebut Tunggu Tanggung Jawab Perusahaan Sebelum Beri Sanksi

Sungai Segah di Berau Kembali Berubah Warna, Begini Penjelasan Bupati Muharram

Fangshen Akbar Sambut Imlek 2020, Warga Tionghoa Lepas 1.200 Kilo Lele dan Patin ke Sungai Segah

Penulis: Ikbal Nurkarim
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved