Berita Pemprov Kalimantan Utara

Temui Dirjen Dikti Kemendikbud, Gubernur Kaltara Berharap Diizinkan Buka Prodi S1 Kebidanan di UBT

Gubenur membawa serta Ketua DPRD Kaltara Norhayati Andris, Rektor UBT Prof Adri Patton dan Dirut RSUD Tarakan dr M Hasbi Hasyim.

Temui Dirjen Dikti Kemendikbud, Gubernur Kaltara Berharap Diizinkan Buka Prodi S1 Kebidanan di UBT
HUMASPROV KALTARA
Gubernur Kaltara Irianto Lambrie menyerahkan dokumen usulan pembukaan Prodi S1 Kebidanan di Universitas Borneo Tarakan (UBT) saat beraudiensi dengan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Tinggi (Dikti) Kemendikbud RI, Nizam di Jakarta, Selasa (25/2/2020). 

JAKARTA – Setelah tahun lalu mengusulkan dibuka Program Studi (Prodi) strata 1 (S-1) Keperawatan dan telah terealisasi, Gubernur Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie kembali mengusulkan penambahan Prodi di Universitas Borneo Tarakan (UBT).

Kali ini Program studi S-1 Kebidanan yang diharapkan dibuka di UBT.

Usulan ini disampaikan Gubernur saat melakukan audensi dengan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Tinggi (Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI, Nizam di Jakarta, Selasa (25/2/2020).

Gubernur mengungkapkan, usulan penambahan program studi ini merupakan kebutuhan masyarakat Kaltara.

“Jika usulan ini disetujui, ini akan memangkas biaya studi bagi anak-anak Kaltara yang ingin melanjutkan studi S1 kebidanan maupun profesi. Selama ini anak-anak dari Kaltara harus ke luar daerah, karena belum ada di Kaltara,” kata Irianto.

Hadir dalam pertemuan tersebut, Gubenur membawa serta Ketua DPRD Kaltara Norhayati Andris, Rektor UBT Prof Adri Patton dan Dirut RSUD Tarakan dr M Hasbi Hasyim.

Sebagai bentuk keseriusan, UBT sendiri telah menyiapkan sarana prasarana infrastrukturnya, termasuk sumberdaya manusianya, sebagai upaya pemenuhan syarat dibukanya prodi tersebut.

“Aspek persyaratan itu sudah dipenuhi semua sesuai dengan rekomendasi dan evaluator dari Kemendikbud RI,” ucap Irianto.

Disampaikan Gubernur, ada 3 prodi yang diusulkan ke Kemendikbud. Dua prodi di antaranya, yakni S1 Keperawatan dan S1 Akuntansi diusulkan GUbernur kepada Menteri Ristek dan Dikti tahun lalu (sebelum digabung ke Kemendikbud), dan telah disetujui tahun lalu.

“Tahun ini kita kembali mengusulkan Prodi S1 Kebidanan dan profesinya,” ulas Gubernur.

Halaman
12
Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved