Berita Pemprov KAlimantan Timur

Wagub Hadi Berpesan Dewasalah Sesuai Tahapan Saat Buka Rakerda Banggakencana Kaltim

KB identik dengan “Dua Anak Cukup”. Tapi sekarang, salam KB berubah menjadi “Dahsyat”, singkatan dari “Dua Anak Sehat”.

Wagub Hadi Berpesan Dewasalah Sesuai Tahapan Saat Buka Rakerda Banggakencana Kaltim
HUMASPROV KALTIM/SYAIFUL ANWAR
Wagub Kaltim Hadi Mulyadi dan Kepala Perwakilan BKKBN Kaltim Eli Kusnaeli menyaksikan penandatangan kerja sama antara BKKBN Kaltim dengan OPD Kependudukan Kabupaten/Kota tentang integritas penegakan tindak korupsi dan gratifikasi di Samarinda, Rabu (27/2/2020). 

SAMARINDA – Saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Banggakencana) Tingkat Provinsi Kaltim 2020 di Hotel Selyca, Rabu (26/2/2020), Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi sempat menyinggung salam keluarga berencana (salam KB).

Seperti diketahui sebelumnya, salam KB identik dengan “Dua Anak Cukup”. Tapi sekarang, salam KB berubah menjadi “Dahsyat”, singkatan dari “Dua Anak Sehat”.

“Ini bukan untuk diperdebatkan atau apa. Sejak masih SMP, saya sudah hafal lagu BKKBN ini (seraya menyanyikan sebait lagu keluarga berencana). Dua anak cukup. Yang terpenting, anak kita sehat,” ucap Hadi.

Karenanya kata Hadi, untuk membangun keluarga yang berkualitas, maka setiap orang sejak dini sudah harus merencanakan masa depannya dengan baik. Mendewasakan diri dengan tahapan yang benar.

Dewasa yang dimaksud Hadi, ada tiga tahapan. Pertama, dewasa dini (usia 19-30 tahun), kedua, dewasa pertengahan (30-40 tahun) dan dewasa sempurna (40 tahun ke atas). Pada dewasa pertama, seseorang harus bisa menuntaskan kuliah, kemudian bekerja, lalu menikah.

“Pada rentang waktu 10 tahun pertama itu, seseorang sudah harus menyelesaikan KKN. Kuliah, kerja dan nikah,” ucap Hadi.

Selanjutnya pada rentang dewasa pertengahan, seseorang akan mampu mendidik anak dengan baik karena sudah ditopang dengan kemampuan ekonomi yang baik dari hasil kerjanya.

“Nah, pada dewasa sempurna saat usia di atas 40 tahun, saatnya mereka berdedikasi untuk memberi manfaat kepada orang lain. Bagaimana mungkin dia bisa memberikan manfaat kepada orang lain, kalau urusan KKNnya tadi belum selesai di usia 40 tahun,” beber Hadi.

Dia lantas menyontohkan dirinya yang saat ini berposisi sebagai wakil gubernur Kaltim pada usia di atas 40 tahun. Tiga tahapan telah dilalui, sehingga pada tahapan terakhirnya ini bersama Gubernur Isran Noor, dirinya bisa benar-benar fokus mendedikasikan waktu untuk terus memberi manfaat bagi warga Kaltim.

Pesan lain yang disampaikan Wagub Hadi Mulyadi di hadapan sektiar 175 peserta Rakerda Banggakencana adalah soal kejelian orangtua, guru dan pemerintah terhadap kemampuan setiap anak.

Halaman
12
Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved