Bangunan Asrama Bekas Perusahaan di Samarinda Ini Roboh, Penghuni Sedang Tertidur, Satu Balita Tewas

Petaka menimpa sebuah keluarga di Samarina, Kalimantan Timur. Ada kejadian naas, menewaskan salah satu anggota keluarga.

Bangunan Asrama Bekas Perusahaan di Samarinda Ini Roboh, Penghuni Sedang Tertidur, Satu Balita Tewas
Tribunkaltim.co/Budi Dwi Prasetiyo
Ketua RT 33, Bayu Kurniawan saat menunjukan lokasi kejadian runtuhnya tembok yang mengakibatkan seorang balita tewas, kamis (27/2/2020). 

 TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA -  Petaka menimpa sebuah keluarga di Samarina, Kalimantan Timur. Ada kejadian naas, menewaskan salah satu anggota keluarga, meninggal dunia

Yakni anak di bawah umur atau balita bernama Maria Nofanti Mone (4) anak dari pasangan Benediktus (32) dan Maria Imakulata (25).

Kejadian tersebut terjadi pada Kamis (27/2/20) sekitar pukul 03.30 Wita hari ini.

Menurut keterangan saksi Sumirto (51) yang merupakan tetangga korban, saat ditemui di tempat kejadian perkara mengatakan.

Saat itu dirinya mendengar suara gaduh dari sebelah rumahnya.

Dan langsung mengetuk pintu rumah korban untuk mengetahui apa yang terjadi.

"Saya ketuk pintu, langsung dibuka oleh ayahnya sambil menggendong anaknya yang berlumuran darah dari kepala," tuturnya.

"Jadi, anak sama istrinya itu sudah dia evakuasi sendiri dari runtuhan tembok, kalau istrinya tulang patah di bagian pinggang," sambungnya.

Sementara berdasarkan keterangan dari Ketua RT 33, Bayu Kurniawan mengatakan saat mengetahui hal tersebut dirinya langsung menuju rumah korban.

"Saya langsung ke rumahnya," katanya.

Halaman
12
Penulis: Budi Dwi Prasetiyo
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved