Bangunan Asrama Bekas Perusahaan di Samarinda Ini Roboh, Penghuni Sedang Tertidur, Satu Balita Tewas

Petaka menimpa sebuah keluarga di Samarina, Kalimantan Timur. Ada kejadian naas, menewaskan salah satu anggota keluarga.

Tribunkaltim.co/Budi Dwi Prasetiyo
Ketua RT 33, Bayu Kurniawan saat menunjukan lokasi kejadian runtuhnya tembok yang mengakibatkan seorang balita tewas, kamis (27/2/2020). 

Nah, dari keterangan warga saat kejadian itu, anak tidur tepat di samping tembok.

Sementara ibu di tengah kemudian sang ayah.

"Anaknya pas di samping tembok dan meninggal di tempat, karena mengalami luka berat dibagian kepala, ibunya patah tulang dibagian pinggang kalau ayahnya tidak parah hanya syok saja," ucapnya.

Ditambahkannya, pemicu robohnya tembok tersebut diduga karena asrama yang memang sudah tua

Dan telah berdiri puluhan tahun.

Juga getaran yang kendaraan besar yang lewat termasuk akar pohon yang menjalar ke bawah rumah.

"Kemungkinan karena sudah tua dan getaran kendaraan-kendaraan besar yang melintas, bisa jadi itu pemicunya," ungkapnya .

Lebih lanjut kata dia, untuk sang suami saat ini tengah melakukan persiapan untuk pemakaman sang anak, sedangkan sang istri menjalani perawatan di rumah keluarga di Gang Pusaka Kelurahan Karang Asam Ulu Sungai Kunjang.

"Karena keterbatasan biaya, istrinya tidak dirawat di rumah sakit, makanya di bawa ke rumah keluarganya di Gang Pusaka. Ya, memang mereka lagi perlu uluran tangan untuk membantu," tandasnya.

(Tribunkaltim.co/Budi Dwi)

Penulis: Budi Dwi Prasetiyo
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved