Ibu Kota Negara

Sejak Pengumuman Ibu Kota Negara, Mafia Tanah Menjamur Sampai Pemerintah Kota Balikpapan Kewalahan

Sejak pengumuman Ibu Kota Negara ternyata mafia tanah menjamur sampai Pemerintah Kota Balikpapan kewalahan

Sejak Pengumuman Ibu Kota Negara, Mafia Tanah Menjamur Sampai Pemerintah Kota Balikpapan Kewalahan
TribunKaltim.Co/miftah aulia anggraini
Walikota Balikpapan Rizal Effendi saat ditemui Tribunkaltim.co di Hotel Grand Senyiur Kota Balikpapan. 

TRIBUNKALTIM.CO,BALIKPAPAN -Sejak pengumuman Ibu Kota Negara ternyata mafia tanah menjamur sampai Pemerintah Kota Balikpapan kewalahan

Presiden Joko Widodo telah mengumumkan lokasi pemindahan Ibu Kota Negara baru ke Kalimantan Timur pada Agustus tahun lalu.

Lokasi Ibu Kota Negara tersebut tepatnya akan terletak di Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara.

Hingga kini, proses rencana pemindahan tersebut masih digodok secara matang dan sudah memasuki tahap penyatuan desain tata ruang dari beberapa pemenang lelang.

Kendati demikian, Walikota Balikpapan Rizal Effendi mengatakan setelah ada prngumuman perpindahan Ibu Kota Negara ke Kaltim,

mafia tanah khususnya di Kota Balikpapan semakin menjamur.

“Ya sejak ada pengumuman itu, sejak Agustus, September, Oktober. Kami keawalahan dengan calo tanah. Kita serung mengalami masalah terkait perebutan tanah,” ujar Rizal Effendi kepada Tribunkaltim.co.

Baca Juga

Kunjungan di Lokasi Ibu Kota Negara, Komisi X DPR Fokus ke Bidang Pendidikan

Soal Ekraf di Calon Ibu Kota Negara, Komisi X DPR RI Dorong Persiapan Digitalisasi dan Eco Planning

Halaman
12
Penulis: Miftah Aulia Anggraini
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved