Breaking News:

Sulit Mendapatkan Visa Atlet, Susy Susanti Sampai Minta Bantuan Menko Polkam Wiranto, Ini Tujuannya

Para duta olahraga Indonesia yang mengharumkan nama bangsa di kancah internasional ternyata tidak mendapat kemudahan dalam pengurusan visa.

Editor: Mathias Masan Ola
BADMINTONINDONESIA.ORG
Susy Susanti, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI 

TRIBUNKALTIM.CO -  Para duta olahraga Indonesia yang mengharumkan nama bangsa di kancah internasional ternyata tidak mendapat kemudahan dalam pengurusan visa.

Entah cabang olahraga apa saja yang mengalami kesulitan seperti itu. Yang pasti cabor bulu tangkis sering dan selalu mengalami kendala saat mengurus visa atlet yang akan bertanding.

Meski kita tahu cabor bulu tangkis adalah salah satu cabor andalan Indonesia, namun mereka tak mendapat kemudahan, meskipun mereka sudah pegang visa prioritas.

Melansir dari BolaSport.com,  hal ini dikeluhkan Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia ( Kabid Binpres PP PBSI ) Susy Susanti. Susy mengungkapkan kendala yang dihadapinya saat pembuatan visa atlet.

PB Djarum Hentkan Audisi Bulu Tangkis usai Ditegur KPAI, Susy Susanti : Bisa Putus Satu Generasi

Biodata Putri KW, Atlet Muda Bulu Tangkis, Usia 17 Tahun Masuk Pelatnas Utama, Ini Prestasinya

Para pebulu tangkis Indonesia setiap tahun mengikuti banyak turnamen di luar negeri.

Meski mengikuti turnamen menjadi agenda rutin, bukan berarti PBSI mendapat kemudahan dalam mengurus visa.

 "Terkait visa aneh-aneh lagi. Ada yang tidak mendapat izin, padahal PBSI mendapat surat undangan dari penyelenggara. Kedutaan terkadang tidak mempermudah mengurus visa saja, padahal kami kan bertugas," kata Susy ditemui BolaSport.com di pelatnas, Cipayung, Jakarta.

"Meski tugas negara masih dipersulit. Kondisi ini hampir terjadi setiap tahun. Tahun lalu, Ketut (Ni Ketut Mahadewi Istarani) satu jam sebelum berangkat baru keluar visa UK. Padahal, kami menggunakan visa super atau prioritas," tutur Susy.

"Kami dengar, bukan kesalahan dari kami. Visa biasa sudah dapat, tetapi vis prioritas malah terlambat."

Setelah kejadian tersebut, Susy mengatakan bahwa pihaknya sampai harus mengontak langsung perwakilan duta besar London.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved