Kemenag Kaltim Upayakan Visa Umrah Diperpanjang, Pastikan Tidak Ada Biaya Tambahan

Bagi para jemaah umrah Kaltim tentunya banyak kecewa dengan keputusan pemerintah Arab Saudi, dengan menutup pintu masuk negara Islam itu

Tribunkaltim.co, Purnomo Susanto
Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kaltim, Ahmad Ridani 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Bagi para jemaah umrah Kaltim tentunya banyak kecewa dengan keputusan pemerintah Arab Saudi, dengan menutup pintu masuk negara Islam itu bagi seluruh negara asing di dunia.

Kasus Virus Corona menjadi alasan mutlak negara kerajaan itu mengambil kebijakan itu. Persoalannya saat ini, banyak yang bertanya apakah visa umrah akan habis apabila tidak terpakai sampai dengan waktu yang ditentukan.

Kantor Kementerian Agama ( Kemenag ) Kaltim melalui Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU), Ahmad Ridani menyatakan, para jemaah umrah di Kaltim tidak perlu khawatir. Saat ini, Kemenag Kaltim sedang melakukan koordinasi terkait hal itu.

“Koordinasi yang kita lakukan, yakni antara Kemenag Kaltim dengan Kemenag. Koordinasi itu dalam upaya kami untuk memperpanjang visa umrah jemaah Kaltim,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, pada Selasa (3/3/2020), siang, di Jalan Basuki Rahmat, Samarinda.

Larangan Umrah Belum Dicabut,1.287 Jamaah Balikpapan Tak Dapat Berangkat ke Tanah Suci Sesuai Jadwal

“Permintaan itu, nantinya dimohonkan kepada pemerintah Arab Saudi. Agar jangan sampai, karena tidak dipakai saat ini visa itu habis masa berlakunya. Sehingga, kalau seperti itu harus melakukan pengurusan visa lagi,” lanjutnya.

Pasalnya, dituturkan Ridani, Kemenag Kaltim belum dapat berspekulasi menyampaikan soal kapan akan dibukanya kembali Arab Saudi untuk negara asing. Saat ini, Ridani menyatakan, hanya menunggu pengumuman soal itu.

“Ya kita koordinasikan dahulu lah. Jangan sampai hangus. Kita juga meminta, agar jemaah juga menyikapi persoalan ini secara khusus. Sebab, ini berkaitan dengan keselamatan jemaah juga. Banyak yang kecewa sudah pasti. Apalagi, yang sudah melakukan persiapan-persiapan,” tuturnya.

Cegah Virus Corona, 32 Jamaah Umrah Asal Kaltim Cek Kesehatan di Singapura Sebelum Masuk Indonesia

Arab Saudi Larang Jemaah Umrah Asal Indonesia, Sahrul Gunawan Pusing, Terancam Rugi Miliaran Rupiah

Usaha yang dilakukan Kemenag saat ini, ditegaskan Ridani, agar seluruh jemaah umrah Kaltim tidak ada yang dirugikan. Termasuk pula, ditegaskan olehnya, tidak adanya tambahan biaya umrah yang dibebankan kepada jemaah karena penutupan sementara Arab Saudi ini.

“Selain vusa kita upayakan untuk diperpanjang dan tidak hangus, kita juga mengupayakan agar jemaah umrah tidak dirugikan pada sisi lainnya. Jemaah tidak akan diminta penambahan oleh travel untuk biaya umrah,” paparnya.

Adanya kabar penutupan Arab Saudi hanya sampai 14 Maret, Ridani menegaskan, itu adalah berita bohong. Namun, pihaknya akan segera menyampaikan informasi apabila ada perubahan keputusan.

“Kita juga sedang berkoordinasi, agar jangan sampai persoalan ini berdampak pada ibadah Haji yang jatuh pada Juni mendatang. Ya memang masih cukup lama. Tapi, kita akan koordinasikan terus soal ini,” ujarnya. (ink)

DAftar Jemaah Umrah Kaltim Yang Akan Berangkat Maret-April

1 Kabupaten Berau:    424 Orang
2 Kabupaten Kubar:        0 Orang
3 Kabupaten Kukar:      48 Orang
4 Kabupaten Kutim:      87 Orang
5 Kabupaten PPU:         22 Orang
6 Kabupaten Paser:         0 Orang
7 Kota Balikpapan:   1.287 Orang
8 Kota Bontang:           409 Orang
9 Kota Samarinda:       751 Orang
10 Kabupaen Mahulu:      0 Orang
Jumlah :                        3.028 Orang
Sumber: Kemenag Kaltim (ink)

Penulis: Purnomo Susanto
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved