Pilkada Samarinda

39 Peserta Seleksi PPS Tidak Ikut CAT, KPU Samarinda Siapkan Skema Jika Kuota Kurang

ebanyak 387 peserta seleksi Panitia Pemungutan Suara ( PPS ) KPU Kota Samarinda menjalani Computer Assisted Test atau CAT, di SMA Negeri 5 Samarinda,

(Tribunkaltim.co/Sapri Maulana)
Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Samarinda, Najib saat ditemui di kantornya, Jalan Juanda, Kota Samarinda, Rabu (4/3/2020). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Sebanyak 387 peserta seleksi Panitia Pemungutan Suara ( PPS ) KPU Kota Samarinda menjalani Computer Assisted Test atau CAT, di SMA Negeri 5 Samarinda, Jalan Juanda, Rabu (4/3/2020).

"Ada 426 yang lolos administrasi, tapi ada 39 orang yang tidak hadir CAT tanpa ada keterangan," kata Komisioner KPU Kota Samarinda Najib, saat ditemui di kantornya.

Najib sangat menyayangkan kepada 39 peserta seleksi yang tidak hadir. Sebab, semakin mengurangi jumlah peserta keseluruhan.

Namun, segala skema sudah disiapkan, termasuk jika kuota minimal 6 orang di setiap kelurahan untuk masuk ke tahap wawancara tidak terpenuhi.

"Misal kelurahan A hanya 4 orang saja, kurang dua. Nanti kita kasih keterangan, kurang dua karena peserta tidak hadir," kata Najib.

Empat Kelurahan Tak Memenuhi Kuota Maksimal Calon PPS di Kota Tarakan, KPU: Tak Ada Perpanjangan

Pendaftaran PPS se-Tarakan Ditutup, KPU Tarakan Pastikan Tak Ada Masa Perpanjangan

Bahkan, opsi lainnya ialah menggeser peserta seleksi dari kelurahan lain yang kuotanya telah terpenuhi, untuk mengisi kelurahan yang kuotanya masih kurang.

"Situasi seperti ini bukan hanya terjadi di Samarinda ya. Tapi hampir terjadi di semua daerah," jelas Najib.

Ada sejumlah kemungkinan mengapa peserta seleksi PPS kurang diminati. Pertama, kata Najib, kemungkinan trauma melihat kejadian saat pemilihan presiden dan legislatif beberapa waktu lalu.

Kemudian soal beban kerja, juga kemungkinan soal informasi yang tidak menyebar luas.

"Pengumuman sudah kami sebar ke ruang-ruang publik, termasuk ke 59 kelurahan di Samarinda," kata Najib.

Halaman
12
Penulis: Sapri Maulana
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved