Pramono Anung Rindukan Vitamin yang Bikin Bergairah dari Fahri Hamzah, Fadli Zon, Rocky Gerung

Pramono Anung rindukan vitamin yang bikin bergairah dari Fahri Hamzah, Fadli Zon, Rocky Gerung

Imanuel Nicolas Manafe/Tribunnews.com
Sekretaris Kabinet Pramono Anung 

TRIBUNKALTIM.CO - Pramono Anung Rindukan Vitamin yang Bikin Bergairah dari Fahri Hamzah, Fadli Zon, Rocky Gerung.

Diketahui, Fahri Hamzah, Fadli Zon, maupun Rocky Gerung merupakan tiga tokoh yang selalu memberi kritik pada Pemerintahan Jokowi, sejak di periode pertama.

Meski demikian, Sekretaris Kabinet Pramono Anung yang juga politikus PDIP mengaku merindukan ketiga sosok ini.

Diketahui, saat ini Fahri Hamzah tak lagi duduk di DPR RI.

Sementara, Gerindra, partai yang menaungi Fadli Zon, sudah bergabung bersama Jokowi.

Tersisa Rocky Gerung yang masih terus melancarkan kritik.

Fadli Zon Sindir Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto Soal Virus Corona Jangan Sok Hebat

Fahri Hamzah Sebut Jokowi Kurang Teman Berpikir Hingga Sarankan Fadjroel Rachman Sebagai Teman Debat

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengaku kehilangan sosok seperti dua mantan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah dan Fadli Zon yang dulu kerap mengkritik Pemerintah.

Pramono Anung mengatakan, kritik dari kelompok oposisi merupakan vitamin yang membuat dinamika politik menjadi bergairah.

"Saya pribadi kehilangan orang-orang seperti Fahri Hamzah, Fadli Zon untuk mengkritisi pemerintahan ini.

Karena itu menjadi vitamin," kata Pramono Anung saat membuka talkshow bertajuk "Meneguhkan Kembali Cita-cita Reformasi" di kawasan Kuningan, Jakarta, Rabu (4/3/2020).

"Bahkan kadang-kadang ketika di berita enggak ada, saya sampai cari Twitter-nya Pak Fahri, Pak Fadli, Rocky Gerung.

Kenapa kok enggak bersuara yang membuat kita bergairah," kata Pramono Anung menambahkan.

Pramono Anung menuturkan, sosok seperti Fadli Zon dan Fahri Hamzah dirindukan karena dinamika politik di Indonesia sudah terlampau stabil setelah Pemerintah menguasai 74 persen dukungan di Parlemen.

Menurut Pramono Anung, kelompok oposisi sebetulnya dibutuhkan untuk menjaga dinamika politik dengan melancarkan kritik terhadap Pemerintah.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved