Breaking News:

Sejarah Hari Ini

SEJARAH HARI INI 6 Maret: HUT Kostrad, Satuan Baret Hijau TNI yang Lahir dari Konflik Irian Barat

Sejarah Hari Ini, 6 Maret, tepatnya 59 tahun lalu, adalah hari lahirnya Kostrad. Satuan militer TNI yang identik dengan baret hijau ini terlahir dari

Penerangan Kostrad
FOTO ILUSTRASI Linud Kostrad, pasukan penggebuk utama TNI AD. Sejarah Hari Ini, 6 Maret, tepatnya 59 tahun lalu, adalah hari lahirnya Kostrad. Satuan militer TNI yang identik dengan baret hijau ini terlahir dari Polemik Irian Barat. 

TRIBUNKALTIM.CO - Sejarah Hari Ini, 6 Maret, tepatnya 59 tahun lalu, adalah hari lahirnya Kostrad. Satuan militer TNI yang identik dengan baret hijau ini terlahir dari Polemik Irian Barat.

Nama-nama besar seperti Soeharto, Prabowo Subianto, Pramono Edhie Wibowo, Gatot Nurmantyo, hingga Andika Perkasa pernah menjadi panglima di satuan ini.

Bagaimanakah kisahnya? Berikut perjalanan Kostrad dari terbentuk hingga eksis sampai sekarang. 

Ketika Soekarno membacakan teks proklamasi kemerdekaan, Indonesia secara tak langsung sudah bisa dianggap sebagai bangsa yang bebas dan berdauluat.

Keberadaan militer Indonesia yang sudah ada menjadi garda terdepan untuk menjaga status itu tetap melekat pada bangsa ini.

TNI yang terdiri dari tiga matra, yaitu darat, laut dan udara memiliki pasukan dan tugas masing-masing sesuai matranya.

SEJARAH HARI INI 3 Januari, Benito Mussolini Mendeklarasikan Pemerintahan Diktator Fasis di Italia

SEJARAH HARI INI 3 Januari, Penemuan Sedotan Modern oleh Marvin Stone, Begini Asal Usulnya

SEJARAH HARI INI 1 Januari, Pesawat Adam Air 574 Jatuh di Selat Makassar, 102 Orang Meninggal Dunia

SEJARAH HARI INI 31 Desember 1926, Loetoeng Kasaroeng Film Indonesia Pertama Tayang di Bioskop

Khusus TNI Angkatan Darat (AD), mereka memulai langkahnya untuk menjaga kedaulatan negara dengan membangun pos-pos penting tiap-tiap daerah.

Dilansir dari Kostrad.mil.id, pada 1958 sebenarnya sudah terbentuk Komando Daerah Militer (Kodam) yang berada di setiap provinsi untuk memperkuat sistem koordinasi.

Namun ketika itu militer masih bersifat teritorial dengan kemampuan terbatas yang terdiri dari Kodam, Korem, Brigade dan Batalion.

Muncul keinginan dari pimpinan TNI AD untuk membentuk satuan militer yang bersifat mobil dan berkemampuan siap tempur.

Halaman
1234
Penulis: Syaiful Syafar
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved