Jangan Main Ponsel Saat Naik Kendaraan Umum, Ini 8 Cara Cegah Tertular Penyakit di Angkutan Publik

Di tengah merebaknya virus mematikan seperti Civid-19 akibat Virus Corona, ada baiknya kita memerhatikan cara melindungi diri dari "serangan" virus

TRIBUNKALTIM/BUDISUSILO
ILUSTRASI - Bus Saum atau sarana angkutan umum untuk jurusan terminal Batu Ampar sampai Pelabuhan Karang Joang Balikpapan Utara. Transportasi ini disubsidi oleh Pemerintah Kota Balikpapan setiap penumpang yang memakai bus ini tidak dikenakan bayaran alias gratis. Paling banyak bus ini dimanfaatkan oleh pelajar beroperasi dari pagi menjelang siang hanya sampai sore saja. 

TRIBUNKALTIM.CO - Di tengah merebaknya virus mematikan seperti Civid-19 akibat Virus Corona, ada baiknya kita memerhatikan beberapa cara melindungi diri dari "serangan" virus-virus tersebut.

Lebih baik mencegah daripada mengobati. Maka sebelum terlambat mari menerapkan beberapa saran atau anjuran berikut, terutama saat menumpang kendaraan umum.

Apalagi kendaraan umum tersebut tidak memiliki standar tertentu untuk mencegah penyebarab virus. 

Melansir dari Kompas.com, sejumlah orang khawatir tertular penyakit saat naik kendaraan umum seperti komuter, kereta api, dan bus. Terlebih, saat musim penyakit flu atau ada wabah penyakit Covid-19 akibat infeksi Virus Corona merebak.

Beberapa negara seperti AS, Jepang, Iran, dan Italia telah menerapkan kebijakan sterilisasi atau membersihkan kendaraan umum dengan cairan disinfektan untuk mencegah penularan penyakit.

Cegah Corona, Petugas Kesehatan Kutai Barat Lakukan Pemeriksaan di Bandara Melalan

Kendaraan umum seperti bus, komuter, sampai kapal feri di beberapa negara tersebut dibersihkan dengan cairan desinfeksi setidaknya empat kali sehari menyusul wabah Covid-19.

"Yang penting waspada. Tapi jangan panik," kata Avisheh Forouzesh, ahli penyakit menular dari New Jersey, AS, seperti dilansir dari Business Insider (3/3/2020).

Peningkatan kewaspadaan tersebut penting, mengingat beberapa penyakit gampang menular lewat cipratan dahak atau bersin ( droplet ) dari jarak dua meter. Melansir Live Science, beberapa virus dari droplet bisa bertahan di atas permukaan benda seperti logam atau plastik selama beberapa waktu.

Jangan Main Ponsel Saat Naik Kendaraan Umum, Ini 8 Cara Cegah Tertular Penyakit di Angkutan Publik

Menurut studi, virus flu bisa bertahan di atas permukaan benda selama dua hari. Sedangkan Virus Corona lama biang penyakit SARS dan MERS, mampu bertahan di atas permukaan benda sampai sembilan hari.

Akan tetapi, virus-virus tersebut bisa mati dalam waktu satu menit saat dibersihkan dengan cairan disinfektan.

Halaman
123
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved