Kisah Kakek Usia 86 Tahun, Jualan Koran di Samarinda Pakai Sepeda Onthel, Jago Bernyanyi Lagu Jepang

Menjajakan koran media massa sejak tahun 1990, Saharuddin telah menjajakkan berbagai media cetak di Samarinda Kalimantan Timur.

Tribunkaltim.co/Budi Dwi Prasetiyo
Menjajakan koran media massa sejak tahun 1990, Saharuddin telah menjajakkan berbagai media cetak di Samarinda Kalimantan Timur. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA -  Menjajakan koran media massa sejak tahun 1990, Saharuddin telah menjajakkan berbagai media cetak.

Mengenakan sepeda tua kesayangannya, pria berusia 86 tahun itu terlebih dahulu mengambil koran di agen sekitaran Jalan Antasari, Samarinda Kalimantan Timur setiap pukul 07.00 Wita.

Dengan pendapatan kotor Rp 100 - 200 ribu per hari tetap disyukurinya.

Tangan keriput kakek Saharuddin sesekali menjorok ke badan jalan.

Sambil berdiri di tepi keramaian jalan, koran yang ia pegang dijinjing lebih tinggi.

Berharap para pengendara yang melintasi di Jalan Slamet Riyadi, Kelurahan Karang Asam Ilir, Sungai Kunjang, Kota Samarinda Kalimantan Timur, singgah dan membeli koran dagangannya.

Sebelum memulai berdagang di depan Masjid Darunni'mah,koran-koran disusunnya rapi di tiang yang telah disiapkan menggunakan rangkaian pipa pvc yang dibawanya.

Kai sapaan akrab para pembeli ke Saharuddin, telah merantau ke Kota Tepian dari Berau sejak tahun 1970. Namun, kai Saharuddin tak langsung berjualan koran.

Sebelumnya, dirinya pernah bekerja di berbagai macam bidang.

Kisah Mbah Payem Penjual Koran di Balikpapan dan Ancaman Zaman Digital yang Membuat Menurun

Dari bekerja membuat atap berbahan daun nipah sampai menjadi security di PT Hartati Jaya Plywood.

Halaman
123
Penulis: Budi Dwi Prasetiyo
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved