Evaluasi Kebijakan Penggunaan Dana Bosda di SMKN Samarinda

PENDIDIKAN sangat diperlukan bagi suatu kelompok manusia agar dapat hidup dan berkembang sejalan dengan aspirasi (cita-cita) untuk maju, sejahtera, da

IST
Evaluasi Kebijakaan Penggunaan Dana Bosda di SMKN Samarinda 

PENDIDIKAN sangat diperlukan bagi suatu kelompok manusia agar dapat hidup dan berkembang sejalan dengan aspirasi (cita-cita) untuk maju, sejahtera, dan bahagia menurut konsep pandangan hidup mereka. Secara khusus, fungsi dan tujuan pendidikan dirumuskan dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional No. 20 Tahun 2003 Pasal 1 dan 3.

Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif dapat mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan negara.

Semua warga negara harus dapat menikmati sekolah, terutama pada tingkat dasar. Pemerintah diwajibkan menjamin pendanaannya. Hal tersebut dinyatakan dalam amandemen keempat UUD 1945 Pasal 31 Ayat 2 bahwa setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya.

Secara tegas UUD 1945 juga mengamanatkan bahwa anggaran pendidikan tidak boleh kurang dari 20 persen APBN dan APBD. Dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) dalam satu tahun sistem pencairannya dibagi per triwulan. Artinya, dalam satu tahun dilakukan pencairan empat kali/tahun. Untuk pencairan yang pertama di empat bulan pada Januari, Februari, dan Maret.

Triwulan kedua untuk April, Mei, dan Juni. Triwulan ketiga pada Juli, Agustus, dan September. Triwulan keempat Oktober, November, dan Desember. Artinya, sistem pembayaran dilakukan dibelakang. Oleh karena itu, operasional sekolah yang sudah, sedang dan yang akan datang harus dapat ditangani dengan dana yang belum ada.

Sekolah-sekolah harus berutang dulu untuk mendahulukan pendanaan. Sementara itu, operasional sekolah yang terus berlangsung.

Tujuan Bosda SMK menurut Peraturan Gubernur Kaltim No. 49 Tahun 2018 tentang Petunjuk Teknis Bosda, tujuan BOSDA SMK dibedakan menjadi dua. Yakni, tujuan
secara umum mewujudkan layanan pendidikan yang terjangkau dan bermutu bagi semua lapisan masyarakat di Indonesia. Dan meringankan beban masyarakat terhadap pembiayaan pendidikan .

Tujuan khusus Bosda SMK adalah membantu biaya operasional non personalia sekolah, mengurangi angka putus sekolah siswa SMK, meningkatkan angka partisipasi kasar siswa SMK, mewujudkan keberpihakan pemerintah (affirmative action) bagi siswa SMK dengan cara meringankan biaya sekolah. Memberikan kesempatan bagi siswa SMK mendapatkan layanan pendidikan yang terjangkau dan bermutu, meningkatkan kualitas proses pembelajaran di sekolah.

Penggunaan Dana

Bosda digunakan untuk membantu memenuhi kebutuhan operasional sekolah non personalia. Peruntukan dana Bosda SMK tersebut sesuai Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 69 Tahun 2009 tentang Standar Biaya Operasi Non Personalia 2009 untuk SMP/MTs, SMA/MA, SMK, SDLB, SMPLB, dan SMALB. Sesuai Pergub Kaltim No. 49 Tahun 2018, satuan pendidikan penerima Bosda harus menggunakan dana tersebut secara transparan sesuai dengan RKAS yang telah disusun .

Halaman
123
Tags
Opini
Bosda
Editor: Tohir
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved