Sisa Lebih Penggunaan Anggaran Pemprov Kaltim Sampai Rp 2 Triliun, Wakil Gubernur Sebut Itu Biasa

Sisa Lebih Penggunaan Anggaran ( Silpa ) Pemprov Kaltim sampai Rp 2 triliun, Wakil Gubernur sebut itu hal biasa.

TRIBUNKALTIM.CO/ PURNOMO SUSANTO
Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Sisa Lebih Penggunaan Anggaran ( Silpa ) Pemprov Kaltim sampai Rp 2 triliun, Wakil Gubernur sebut itu hal biasa.

Pernyataan Presiden Indonesia, Joko Widodo ( Jokowi ) yang menyayangkan besarnya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah ( APBD ) mengendap di bank mendapat perhatian dari Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi.

Pasalnya, Pemprov Kaltim bisa dikatakan salah satu dari sekian banyak daerah yang dananya mengendap di bank.

BACA JUGA

Rapat Tertutup Soal Corona di Samarinda, Pemprov Kaltim akan Anggarkan Pengadaan Alat Pelindung Diri

Tak Ada Nama Tokoh Kaltim Masuk Bursa Kepala Badan Otorita IKN, Hadi Sebut Hak Prerogatif Presiden

Airlangga Hartarto Inginkan Bukan Voting, Bakal Calon Musda Golkar Kaltim Berkompromi untuk Aklamasi

Dalam kesempatan wawancara dengan awak Tribunkaltim.co, pada Minggu (8/3/2020), di salah satu acara yang dihadirinya, Hadi Mulyadi mengungkapkan, persoalan itu menjadi hal yang biasa.

“Kalau itu hal biasa,” ujar Hadi Mulyadi.

Ia menjelaskan bahwa adanya Sisa Lebih Penggunaan Anggaran ( Silpa ) pada suatu Pemerintahan Daerah itu hal biasa.

Halaman
1234
Penulis: Purnomo Susanto
Editor: Rita
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved