Masih Kena Sanksi, Septinus Alua tak Diturunkan pada Laga Perdana Hadapi Kalteng Putra

Masih Kena Sanksi, Septinus Alua tak Diturunkan pada Laga Perdana Hadapi Kalteng Putra

TribunKaltim.Co/Cahyo Adi Widananto
Septinus Alua akan menepi di lapangan karena masa hukuman yang harus dijalaninya saat laga lawan Kalteng Putra 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Pemain berdarah Papua Septinus Alua akan menepi dari lapangan pada laga perdana nanti melawan Kalteng Putra, karena masih harus menjalani masa hukuman.

Septinus Alua harus dijatuhi sanksi berat karena perbuatan Alua yang kedapatan melakukan aksi protes keras kepada wasit.

Alua tak hanya melakukan aksi protes, mantan pemain Persija Jakarta itu terbukti memukul wasit pada pertandingan Persiba Balikpapan kontra Persatu Tuban, 14 September silam.

Jelang Liga 2 Bergulir, Persiba Balikpapan Gelar Latihan Malam Hari

Persiba Balikpapan Mulai Tentukan Starting Eleven, Akan Dimainkan Saat Hadapi Kalteng Putra

Lantaran perbuatannya, Alua harus dikenai hukuman selama enam bulan dengan larangan tidak dapat melakukan aktivitas dalam kegiatan sepak bola.

Menanggapi hal tersebut, Septinus Alua mengatakan masa hukuman tersebut akan selesai pada bulan Maret ini.

"Mungkin sanksi akan selesai pada tanggal 20 juga, karena surat waktu itu keluar tanggal 20," ujar Septinus Alua, Senin (9/3/2020).

Akan absen pada laga perdana melawan Kalteng Putra yang tidak lama lagi akan digelar, Alua mengaku menerima semua kondisi yang ada.

Muncul Wajah Baru di Liga 2 Persiba Balikpapan Saat Uji Coba di Stadion Batakan, Kenali Sosok Ini

"Pasti semua pemain di laga perdana ingin tampil. Tapi ya kondisinya seperti ini," ucapnya.

Absen pada laga perdana, Alua sudah bertekad untuk fokus dan akan tampil maksimal pada pertandingan selanjutnya.

"Saya akan lebih fokus dan tampil maksimal dipertandingan berikutnya," tutupnya.

Halaman
12
Penulis: Cahyo Adi Widananto
Editor: Rahmad Taufiq
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved