Virus Corona
UPDATE Jumlah Pasien Positif Virus Corona di Indonesia Bertambah Jadi 19 Orang, Begini Kondisinya
UPDATE jumlah pasien positif covid-19 Virus Corona di Indonesia bertambah jadi 19 Orang, begini kondisinya, hingga imbauan Wapres Maruf Amin
TRIBUNKALTIM.CO - UPDATE jumlah pasien positif Virus Corona di Indonesia bertambah jadi 19 Orang, begini kondisinya, hingga imbauan Wapres Maruf Amin.
Informasi terbaru terkait Virus Corona, saat ini di Indonesia sudah 19 orang yang positif covid-19.
Jumlah tersebut naik drastis dari yang sebelumnya hanya 6 pasien terdata positif Virus Corona.
Melansir Kompas.com, ada 13 pasien baru yang terdeteksi positif Virus Corona.
Pasien yang baru terdeteksi positif Virus Corona ini dikabarkan sempat bepergian ke luar negeri sebelum akhirnya kembali ke Indonesia.
Juru bicara pemerintah untuk penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto, mengungkapkan adanya penambahan pasien yang positif terjangkit Virus Corona atau covid-19.
Yurianto mengatakan, saat ini terdapat 13 pasien baru. Dengan demikian, terdapat 19 pasien yang dinyatakan positif.
• WHO Peringatkan Virus Corona Menular Lewat Uang Kertas, Wanita Ini Panaskan Uangnya di Microwave
• Dinas Kesehatan Berau Sebut Satu Pasien yang Diobservasi di RSUD Dr Abdul Rivai Negatif Virus Corona
• Mirip Dengan Flu Biasa, Gejala Terinfeksi Virus Corona Bisa Dideteksi dari Jenis Batuk
"Sehingga, hari ini jumlah kasus terkonfirmasi positif 19. Ini penjumlahan dari rilis di awal. Hari ini saya sampaikan nomor 7 sampai 19," ujar Yurianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (9/3/2020).
Yurianto mengungkapkan, kasus nomor 07 merupakan perempuan berusia 59 tahun. Kondisinya tampak sakit ringan sedang dan stabil.
Menurut Yuri, pasien kasus 07 baru kembali dari luar negeri dan beberapa saat menunjukkan gejala, kemudian dilakukan pemeriksaan PCR.
"Hasilnya positif kasus 07," tutur Yuri.
Selanjutnya pasien kasus 08, laki-laki berusia 56 tahun.
Pasien ini, kata Yuri, tertular dari pasien kasus 07. "Karena memang suami istri.
Kondisinya sekarang menggunakan beberapa peralatan infus, oksigen, karena sebelum kontak dengan 07, sudah sakit duluan, tapi bukan covid-19, sakit karena diare dan ditambah riwayat diabetes," tutur Yuri.
Kasus berikutnya 09 perempuan, 55 tahun. Kondisinya tampak sakit ringan sedang tanpa ada penyakit penyulit sebelumnya.
Pasien 10, laki-laki 29 tahun, WNA; pasien kasus 11, WNA, perempuan 54 tahun; pasien kasus 12, laki-laki, 31 tahun; dan pasien kasus 13, perempuan, 16 tahun.
Kemudian, pasien dengan identifikasi 14, laki-laki, 50 tahun; pasien 15, perempuan, 43 tahun; pasien 16, perempuan, 17 tahun; pasien 17, laki-laki, 56 tahun; pasien 18, laki-laki, 50 tahun; dan pasien 19, laki-laki, 40 tahun.
Sebelumnya, ada dua orang pasien covid-19 dalam kasus pertama yang terjadi di Tanah Air, yaitu seorang perempuan berusia 31 tahun (kasus 1) dan ibunya yang berusia 64 tahun (kasus 2).
• HATI-HATI, WHO Peringatkan Virus Corona Bisa Menular Lewat Uang Kertas, Segera Lakukan Langkah Ini
Menurut Jokowi, Virus Corona itu didapat dari warga negara Jepang yang sempat melakukan perjalanan di Indonesia.
Dia kemudian menularkan itu ke pasien kasus 1, lalu Virus Corona itu sampai ke pasien kasus 2.
Pemerintah kemudian men-tracing atau melakukan penelusuran dengan skema klaster untuk mengantisipasi penyebaran virus ini.
Hasilnya, hingga Minggu malam diketahui ada enam pasien yang positif covid-19 dan 21 orang masuk dalam kategori suspect.
Lima orang di antaranya diketahui berasal dari klaster Jakarta, yang masih terkait dengan kasus 1.
Mereka dirawat di Rumah Sakit Penyakit Infeksi Sulianti Saroso, Jakarta.
Kondisi pasien positif Virus Corona di RSPI
Juru bicara penanganan covid-19, Achmad Yurianto menjelaskan soal kondisi pasien positif covid-19 yang kini tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso dan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan, Jakarta, Senin (9/3/2020).
Menurut Yuri, seluruh pasien dalam kondisi baik dan tidak menampakan sakit berat.
• Update Virus Corona, 6 WNI Positif Covid-19, 55 Persen Pasien di Lebih dari 100 Negara Sembuh
Enam pasien itu, kata dia, bisa melakukan aktivitasnya secara mandiri.
"Tidak ada yang menggunakan oksigen, infus, dan bisa lakukan layanan perawatan sendiri," ujar Yurianto di Istana Kepresidenan, Senin.
"Kalaupun demam, tidak terlalu tinggi, batuk tidak terlalu berat," tutur Yuri.
Yuri mengatakan, seluruh pasien tampak seperti mengalami sakit ringan sedang.
"Ada satu dua yang gunakan peralatan, karena ada faktor penyakit yang mendahului," ujar dia.
Hingga Senin sore, pasien terjangkit covid-19 berjumlah 19, bertambah 13 dari akhir pekan lalu yang sebanyak enam orang.
Pesan Wakil Presiden Maruf Amin
Wakil Presiden Maruf Amin meminta masyarakat tidak terlalu panik dalam merespons wabah Virus Corona.
Sebab, kepanikan masyarakat dan berita hoaks terkait Virus Corona dapat mengguncang situasi.
Hal tersebut disampaikan Maruf Amin saat membuka rapat koordinasi nasional (rakornas) Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) di Istana Wapres, Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (9/3/2020).
"Bagaimana menghadapi ini, terutama jangan sampai ada kepanikan.
Kepanikan itu menjadi musuh yang bisa menggoncangkan situasi dan berita hoaks," kata Maruf Amin.
• Virus Corona Ancam Keberlangsungan Liga Italia Musim 2019-2020, Penangguhan Kian Menguat
Oleh karena itu, masyarakat pun diminta untuk mendengarkan informasi resmi dari pemerintah agar terhindar dari berita hoaks yang merugikan dan menyesatkan.
Dengan demikian, peran dai dinilainya sangat penting dan strategis untuk tetap menjaga suasana yang damai serta tenang.
Utamanya terkait dengan sebaran Virus Corona yang tengah ramai di tengah masyarakat saat ini.
Selain itu, Wapres Maruf Amin juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga kebersihan, karena kebersihan merupakan bagian dari iman.
"Makanya ada cara kita mencuci tangan, habis pegang apa-apa, harus disemprot.
Itu kan ajaran Islam, kita mencuci tangan, mau makan cuci tangan, mau minum cuci tangan, wudu, apa lagi bukan hanya tangan, tapi muka dan sebagainya. Kita bukan hanya bersih, tapi suci," ujar dia.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/virus-corona-di-indonesia-09032020_3.jpg)