Bontang Lokasi Ideal Bangun Kilang Minyak Baru, Sudah Ada Perpres, Aman dan Strategis

Pemindahan proyek pembangunan kilang baru jadi isu hangat. Bontang yang digadang-gadang jadi tempat pembangunan kilang minyak terancam gagal

Tribunkaltim.co, Muhammad Fachri Ramadhani
Kepala Bapelitbang Kota Bontang, Amiruddin Syam saat diwawancarai Tribunkaltim.co di Pendopo Walikota Bontang. 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Pemindahan proyek pembangunan kilang baru New Grass Root Refinery ( NGRR ) jadi isu hangat belakangan ini. Bontang yang digadang-gadang jadi tempat pembangunan kilang minyak harus menghadapi ancaman kegagalan.

Lantaran munculnya opsi pemindahan proyek dengan investasi Rp 197,58 Triliun ke Kuala Tanjung Sumatera Utara dan Arun Aceh oleh Pertamina.

Padahal Desember 2019 lalu, Kementerian ATR telah menerbitkan persetujuan substansi revisi RTRW Kota Bontang.

Pun pembangunan kilang minyak di Bontang sudah tertuang dalam Perpres 56/2018 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional.

Melihat situasi tersebut Pemerintah Kota Bontang merespon cepat. Tim Percepatan Pembangunan Kilang secara khusus dibentuk, dikomandoi langsung Walikota Bontang Neni Moerniaeni.

"Sebenarnya tugas pemerintah kota Bontang dalam hal menyediakan ruang untuk kawasan industri selesai. Dengan terbitnya Perda RTRW Nomor 6 tahun 2019," kata Kepala Bapelitbang Kota Bontang, Amiruddin Syam.

Wali Kota Bontang Sebut Pembangunan Kilang Minyak Ditawarkan di Area Aset Kementerian Keuangan

Kemenko Perekonomian Upayakan Percepatan Pembangunan Kilang RDMP, Pertengahan 2023 Sudah Selesai

Kepada Tribunkaltim.co, mantan kepala ULP Bontang ini menyatakan masih yakin pembangunan kilang minyak tetap di Bontang, Kalimantan Timur.

Namun ia sadar, bahwa pembangunan kilang minyak selain pertimbangan ekonomi, juga dipengaruhi keputusan politis. Baginya selama Perpres nomor 56 tahun 2018 belum dicabut, maka pembangunan kilang minyak tak akan kemana-mana.

"Kecuali Perpres nanti dicabut, itu bukan kewenangan kami. Oleh karena itu, Walikota membentuk tim percepatan untuk melakukan pendekatan dengan pemerintah pusat bersama dengan DPRD," ungkapnya.

Sebut Ketemu Presiden Jokowi 2 Kali, Neni Sebut Pembangunan Kilang Minyak Tetap di Bontang

Melihat kondusifitas kota Bontang, Amiruddin mengatakan Bontang masih lebih layak dibandingkan dengan 2 lokasi lainnya. Investasi di Bontang cukup sehat, lantaran situasi pembangunan yang aman dan nyaman.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved