Berita Pemprov Kalimantan Utara

JK Apresiasi Kemajuan Kaltara, Pastikan Akan Kecipratan Imbas Positif Hadirnya IKN di Kaltim

Kaltara sebut JK, wilayah Kalimantan Timur bagian utara yang sudah berkembang, utamanya Kota Tarakan yang dinilainya maju pesat.

HUMASPROV KALTARA
PENYAMBUTAN - Gubernur Kaltara Irianto Lambrie menyambut kedatangan Wapres ke-10 dan ke-12 RI HM Jusuf Kalla di Ruang VIP Bandara Juwata Tarakan, Selasa (10/3/2020). 

TANJUNG SELOR - Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Republik Indonesia Muhammad Jusuf Kalla mengapresiasi kemajuan-kemajuan provinsi muda, Kalimantan Utara.

Kaltara sebut JK, sapaan akrabnya, merupakan wilayah Kalimantan Timur bagian utara yang sudah berkembang, utamanya Kota Tarakan yang dinilainya maju pesat.

“Memang dari sisi pemerintahan kan baru. Tetapi dari sisi wilayah, sejak lama terus berkembang seperti sekarang,” kata JK di gedung gabungan dinas (Gadis) Pemprov Kaltara, usia mengukuhkan pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kaltara, Selasa (10/3/2020).

Seiring pemerintah telah menunjuk Kalimantan Timur sebagai Ibu Kota Negara, langsung maupun maupun tidak langsung akan memberi imbas yang positif terhadap Kalimantan keseluruhan, tidak terkecuali Kaltara. “Ini akan memudahkan urusan-urusan yang dibutuhkan wilayah ini (Kaltara) dari pemerintah pusat," ujarnya.

JK menyatakan, Kaltara adalah daerah yang punya potensi luar biasa mulai potensi pertambangan, energi, perkebunan pertanian, dan kelautan perikanan.

Yang paling penting sebut JK, masyarakat Kaltara terus bersatu padu dan berusaha menjaga hubungan baiknya antar warga, termasuk dengan warga negara tetangga Malaysia, khususnya di Negara Bagian Sabah dan Sarawak.

“Ini daerah perbatasan. Tetapi tradisionalnya, sejak dulu ini sudah terjalin hubungan. Perbatasan harus kita jaga. Tetapi hubungan ekonomi lintas batas juga harus kita jaga,” ujarnya.

Sesama rumpun Melayu, tambahnya, persaudaraan harus terus dipelihara, tanpa melihat seteru yang pernah terjadi di belakang.

Ia juga meminta masyarakat Kaltara mewaspadai penyebaran virus Corona atau COVID-19. Sebab penyebarannya beberapa hari terakhir terus meningkat.

“Virus ini merembet seperti deret ukur. Yang satu terjangkit, bisa menjangkiti yang lainnya. Untuk mencegahnya, kembali ke kesadaran masyarakat lagi, di samping upaya-upaya yang harus dilakukan pemerintah.

Halaman
12
Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved