Kejagung Ungkap Bedanya Kasus Risiko Bisnis Jiwasraya dan eks Dirut Pertamina yang Divonis Bebas MA

Kejagung ungkap bedanya kasus risiko bisnis Jiwasraya dan eks Dirut Pertamina yang divonis bebas Mahkamah Agung

TribunKaltim.CO/Amiruddin
Suasana di Kantor PT Asuransi Jiwasraya (Persero) Kanwil Balikpapan, Kamis (2/1/2020). 

TRIBUNKALTIM.CO - Kejagung ungkap bedanya kasus risiko bisnis Jiwasraya dan eks Dirut Pertamina yang divonis bebas Mahkamah Agung.

Eks Dirut Pertamina Karen Agustiawan akhirnya menghirup udara bebas setelah Mahkamah Agung menyatakan dirinya tak bersalah.

Tindakan Karen Agustiawan yang membuat Pertamina merugi hingga setengah triliun dinilai Mahkamah Agung sebagai risiko bisnis.

Banyak pihak khawatir, risiko bisnis serupa terjadi di asuransi Jiwasraya, sehingga luput dari jerat hukum.

Kejaksaan Agung meyakini kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero) bukan merupakan risiko bisnis.

Seperti yang terjadi dalam kasus eks Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan.

Tiga Tersangka Jiwasraya Kongkalikong Harga Sampai Harga yang Diinginkan, Negara Rugi Rp 17 Triliun

Potensi Kerugian Negara Akibat Gagal Bayar Jiwasraya Bertambah, Kejaksaan Agung Taksir Rp 17 Triliun

Sandiaga Uno Beri Solusi Jiwasraya, BUMN yang Sakit ke Erick Thohir, Arya Sinulingga Ungkap Hal Ini

Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejagung Febrie Adriansyah menjelaskan perbedaan kasus Jiwasraya dan eks Dirut Pertamina.

Ia beralasan, transaksi yang merugikan Jiwasraya tersebut dilakukan secara berkali-kali dalam kurun waktu 10 tahun.

"Risiko bisnis bisa dilakukan berulang-ulang?

Salah tuh.

Halaman
1234
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved