Berita Pemkab Kutai Barat

Pelantikan Kepala Adat se-Kecamatan Siluq Ngurai Ditandai Upacara Belian Nulart 8 Hari

Kepala Adat Besar Manar Dimansyah Gamas, menjelaskan adat mengemban tugas bukan untuk pujian, jangan menyalahgunakan kewenangan

HUMASKAB KUBAR
Bupati Kutai Barat FX Yapan menyampaikan pengarahan saat pelantikan 16 Kepala Adat se-Kacamatan Sliuq Ngurai di Lamin Lou Sangkint Poti Kampung Rikong, Selasa (10/3/2020). Para Kepala Adat Kampung itu dilantik oleh Kepala Adat Besar Kutai Barat Manar Dimansyah Gamas, dan akan bertugas selama lima tahun, periode 2020-2025. 

SENDAWAR - Kepala Adat Besar Kutai Barat Manar Dimansyah Gamas, melantik Kepala Adat se-Kecamatan Siluq Ngurai, Kabupaten Kutai Barat.

Mereka terdiri 16 kampung bertempat di Lamin Lou Sangkint Poti Kampung Rikong Kecamatan Siluq Ngurai, Selasa (10/3/2020). Kepengurusan adat ini akan bertugas selama 5 tahun, periode 2020- 2025.

Hadir pada acara tersebut Ketua DPRD Kubar Ridwai, anggota DPRD Potit dan Yelmianus Handian, Camat Siluq Ngurai dan sejumlah Kepala OPD, Kabid, Kabag, kasubag dan Kasi, serta masyarakat.

Ketua Panitia Jhon Albet, rangkaian adat sudah dimulai 2 maret melalui ritual belian nulartn selama 8 hari, dan puncak pelantikan pada hari Selasa (10/3/2020), dengan pemotongan hewan kurban kerbau.

Kepala Adat Besar Manar Dimansyah Gamas, menjelaskan adat mengemban tugas bukan untuk pujian, jangan menyalahgunakan kewenangan, tugas adat sangat mulia melindungi dan mengayomi masyarakat.

Selain itu adat sebagai mitra petinggi dan pemerintah, jalin kerjasama dan koordinasi demi kemajuan kampung, teruslah berkarya dan siap bersaing menghadapi Ibukota Negara (IKN).

"Atas nama pribadi dan jajaran Pemkab Kutai Barat, saya ucapkan selamat atas dilantiknya para Kepala Adat, kiranya dengan dilantiknya dapat turut serta menjadi mitra pemerintah,' kata Bupati Kutai Barat, FX Yapan SH.

Bupati berpesan, tingkatkan komunikasi, koordinasi serta sinergitas kepala adat serta pemerintahan kampung dalam rangka jalannya pemerintahan kampung yang bertujuan pada pengembangan dan pembangunan kampung.

Kepada Kepala Petinggi serta seluruh aparat Pemerintah Kampung dan Kepala Adat diharapkan dapat mengelola ADD/ADK yang telah dipercayakan untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Terlebih dahulu melihat, mendengar dan merasakan apa yang menjadi kebutuhan dalam pembangunan masyarakat yang kemudian dapat dianggarkan dan dilaksanakan pembangunan yang dibutuhkan. (adv/HMS36/NAW)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved