Sudah Renggut Empat Nyawa, Kota Balikpapan Waspada Demam Berdarah Dengue

Sebaran kasus Demam Berdarah Dengue ( DBD ) di tengah ancaman Virus Corona nampaknya juga mulai mengkhawatirkan.

Tribunkaltim.co, Miftah Anggraeni
Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty saat ditemui Tribunkaltim.co di Kantor Walikota Balikpapan, Rabu (11/3/2020). 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- Sebaran kasus Demam Berdarah Dengue ( DBD ) di tengah ancaman Virus Corona nampaknya juga mulai mengkhawatirkan.

Pasalnya Dinas Kesahatan Kota ( DKK ) Balikpapan saat ini mencatat terdapat 396 kasus DBD, disusul dengan 4 angka kematian.

Hal itu disampaikan Kepala DKK Balikpapan Andi Sri Juliarty, yang sudah merinci data sejak tiga bulan terakhir, mulai dari Januari hingga Maret 2020.

Kendati angka kasus terbilang cukup tinggi, namun ternyata angka tersebut masih jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan tahun lalu.

Bukan Corona, di Indonesia DBD Sudah Renggut 100 Nyawa dalam 3 Bulan, Menkes Sebut Lebih Mematikan

Kemarau, Dinkes Balikpapan Ingatkan Warga untuk Tetap Waspadai DBDdan Diare, Ini Penjelasannya

Sebab di tahun 2019, pada bulan yang sama yakni bulan Maret, angka kasus DBD di Kota Balikpapan diketahui mencapai angka 600-an.

"Status DBD kita masih tingkat waspada. Secara kasus menurun tapi kalau jumlah kematian memang naik dari tahun lalu yang hanya ada 1, sekarang ada empat," ujar Andi Sri Juliarty.

Wanita yang kerap disapa dengan panggilan dokter Dio ini menuturkan, empat warga yang menjadi korban meninggal karena DBD adalah anak-anak. Mereka berada pada rentang usia lima sampai 14 tahun.

Jangan Anggap Remeh, Ini 5 Gejala Demam Berdarah yang Jarang Disadari, Waspada DBD di Musim Hujan

Para korban, kata dia, berasal dari Kelurahan Karang Joang, Kelurahan Prapatan, Kelurahan Manggar dan kelurahan Karangrejo.

Sehingga, saat ini wilayahnya (Kota Balikpapan) sudah menyatakan status waspada DBD melalui surat edaran Walikota yang keluar sejak minggu lalu.

"Surat edaran Walikota tentang kewaspadaan DBD sudah ada sejak minggu lalu, bahkan surat edaran ini lebih dulu keluar daripada surat edaran Walikota mengenai kewaspadaan Virus Corona," jelasnya.

Penulis: Miftah Aulia Anggraini
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved