CATAT! Kebijakan Jokowi, Perusahaan Tak Perlu Potong Pajak Penghasilan PPh 21 dari Gaji Buruh

Catat! Kebijakan Jokowi, perusahaan tak perlu potong Pajak Penghasilan PPh 21 dari Gaji Buruh

(KOMPAS.com/Ruly)
Menteri Keuangan Sri Mulyani di GIIAS 2019 

TRIBUNKALTIM.CO - Catat! Kebijakan Jokowi, perusahaan tak perlu potong Pajak Penghasilan PPh 21 dari Gaji Buruh

Presiden Jokowi tampaknya menyetujui empat kebijakan terkait insentif fiskal.

Satu diantara kebijakan fiskal tersebut yakni Pajak Penghasilan atau PPh 21 kini ditanggung Pemerintah.

Hal ini dijelaskan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Menteri Keuangan atau Menkeu Sri Mulyani Indrawati memaparkan, pemerintah bakal menanggung pembayaran Pajak Penghasilan atau PPh 21.

Ini merupakan salah satu paket stimulus kebijakan pemerintah untuk mencegah perlambatan ekonomi lebih jauh akibat wabah Virus Corona.

Pemerintah Bakal Tanggung Pajak Gaji Karyawan Selama 6 Bulan, Sri Mulyani Beri Bocoran Kapan Berlaku

Kabar Gembira Karyawan, Gaji Tak Lagi Dipotong Pajak Penghasilan PPh 21, Ini Penjelasan Sri Mulyani

Dengan demikian, perusahaan atau karyawan tidak perlu memotong pajak penghasilannya.

"Pada dasarnya tadi disampaikan, paket stimulus fiskal terdiri dari beberapa hal yang saya sampaikan, mengenai PPh 21, yang akan ditanggung pemerintah untuk industri," ujar Sri Mulyani di Jakarta, Rabu (11/3/2020).

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, hal tersebut merupakan satu dari empat kebijakan terkait insentif fiskal yang bakal ditelurkan oleh pemerintah.

Tiga kebijakan lain merupakan penangguhan pembayaran untuk PPH Pasal 22, PPh pasal 25 serta restitusi dipercepat untuk Pajak Penghasilan (PPN).

Halaman
1234
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved