Vonis 2 Tahun, KPK Jebloskan Terpidana Penyuap Proyek Jalan di Kalimantan Timur ke Lapas Samarinda

KPK jebloskan terpidana pemberi suap kasus proyek jalan di Kalimantan Timur ke Lapas Samarinda

Tribunnews.com/Hendra Gunawan
Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK 

TRIBUNKALTIM.CO - Vonis 2 Tahun, KPK Jebloskan Terpidana Penyuap Proyek Jalan di Kalimantan Timur ke Lapas Samarinda.

Jaksa eksekusi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjebloskan Hartoyo ke dalam bui pada Rabu (11/3/2020).

Hartoyo ialah terpidana dalam kasus suap terkait dengan pengadaan proyek jalan di Provinsi Kalimantan Timur tahun 2018-2019.

Mantan Direktur PT Harlis Tata Tahta itu merupakan pemberi suap kepada Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional XII Balikpapan Refly Ruddy Tangkere dan Pejabat Pembuat Komitmen ( PPK) di Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional XII Andi Tejo Sukmono.

"Dieksekusi ke Lapas Klas II A Samarinda," ujar Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri saat dimintai konfirmasi, Rabu (11/3/2020).

Eksekusi ini berdasarkan putusan PN Tipikor Samarinda. 

Singgung Soal Ibu Kota Negara, Wakil Ketua KPK Sebut 2/3 Aset Pemprov Kaltim Belum Tersertifikasi

Pangdam Buka Rapim Kodam VI/Mulawarman Tahun 2020, Wakil Ketua KPK Hadir sebagai Narasumber

"Adapun putusan PN Tipikor Samarinda kepada terpidana yaitu pidana penjara selama 2 tahun dan denda Rp100 juta subsidair 3 bulan pidana kurungan," jelas Ali.

Dalam perkara ini, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) XII Balikpapan Refly Ruddy Tangkere bersama Pejabat Pembuat Komitmen di Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional XII Balikpapan Andi Tejo Sukmono ditetapkan sebagai tersangka suap.

Refly diduga KPK menerima total Rp2,1 miliar dalam beberapa kali penerimaan.

Refly diduga menerima suap sebanyak 8 kali.

Halaman
1234
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved