Breaking News:

Berita Pemprov Kalimantan Timur

Dipilih Hanya Dua Orang, Dispora Kaltim Akan Seleksi Paskibraka Nasional Dikirim ke Jakarta

“Jadi 40 peserta perwakilan dari kabupaten/kota yang dipilih mewakili provinsi di tingkat nasional hanya dua orang.

HUMASPROV KALTIM
Gubernur Kaltim Isran Noor memberikan selamat kepada para pelajar yang tergabung dalam Paskibraka Provinsi yang suskes melaksanakan tugas pengibaran bendera Merah Putih pada HUT Kemerdekaan RI ke-74 di Stadion Madya Sempaja Samarinda, 17 Agustus 2019. 

SAMARINDA - Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kaltim HM Syirajudin mengatakan Dispora Kaltim siap melaksanakan seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2020.

Pasukan ini akan bertugas pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Republik Indonesia, baik untuk tingkat nasional maupun tingkat Provinsi Kaltim.

“Sekarang ini, sedang berlangsung penyeleksian Paskibraka untuk tingkat kabupaten/kota. Tahapannya tetap kita lakukan pemantauan, dan setelah itu hasil penyeleksiannya, masing-masing daerah akan mengirim empat orang siswa ke provinsi untuk mengikuti kembali seleksi yang akan mewakili provinsi Kaltim di tingkat nasional,” kata Syirajudin, Rabu (11/3/2020).

Untuk seleksi ditingkat provinsi, kata Syirajudin rencananya akan dilaksanakan April mendatang, dimana dari masing-masing peserta kabupaten/kota yang dipilih hanya dua peserta yang akan mewakili Provinsi Kaltim, yaitu satu putra dan satu putri. Sementara yang tidak terpilih akan dilatih dan digembleng menjadi Paskibraka di tingkat Provinsi Kaltim.

“Jadi 40 peserta perwakilan dari kabupaten/kota yang dipilih mewakili provinsi di tingkat nasional hanya dua orang. Satu putra dan satu putri. Sementara yang tidak terpilih, akan tetap kita latih menjadi Paskibraka tingkat Provinsi Kaltim,” tandasnya.

Dalam seleksi Paskibraka mendatang, lanjut Syirajudin, seluruh peserta menghadapi tahapan seleksi yang sangat ketat, di antaranya harus memenuhi syarat tinggi dan berat badan, kesehatan, psikotes (tes tertulis), dan yang tidak kalah pentingnya adalah harus menguasai gerakan peraturan baris berbaris (PBB).

“Seleksi ini tidak segampang yang dibayangkan oleh para peserta, karena tim seleksi Paskibraka ini melibatkan unsur TNI, Polri, Tim Kesehatan, serta anggota Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kaltim. Mereka akan menilai para peserta tersebut layak atau tidak untuk menjadi anggota Paskibraka.

Seleksi akan dilakukan sangat ketat dan objektif. Tidak ada istilah titipan atau sebagainya. “Kalau layak dan memenuhi syarat ya bisa lolos, begitu juga sebaliknya,” tegas Syirajudin. (mar/sul/adv)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved