Izin Susah hingga tak Punya Legalitas, Pengusaha di Berau Tak Bayar Pajak Galian C, Ini Sikap Dewan

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Berau Syarifatul Syadiah menilai pengurusan perijinan izin galian C masih jadi polemik di Kabupaten Berau,

TRIBUNKALTIM.CO/IKBAL NURKARIM
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Berau Syarifatul Sya'diah merespons polemik izin galian C di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Berau Syarifatul Syadiah menilai pengurusan perijinan izin galian C masih jadi polemik di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.

Pasalnya, banyak pelaku usaha galian C khususnya kontraktor yang melakukan aktivitas pertambangan tanpa izin, juga ada yang izinnya telah habis.

Akibatnya, para pelaku usaha tak membayar pajak yang dapat menambah Pendapatan Asli Daerah ( PAD ).

"Para pelaku usaha khususnya kontraktor kesulitan mengurus izin karena harus ke provinsi," kata Syarifatul Syadiah, Jumat (13/3/2020).

"Soal pajak, bukan berarti mereka tidak mau membayar, karena tidak ada legalitas sehingga pelaku usaha ini tak bayar pajak galian C, padahal pajak itu sangat bermanfaat bagi pembangunan daerah," tuturnya.

Baca juga: Kepala Dinas Pendidikan Berau Tindak Lanjuti Permintaan Pembangunan SD di Lamin Teluk Bayur

Baca juga: Kenapa Baliho dan Spanduk Bakal Calon Bupati di Berau Tak Ditertibkan? Ini Alasan Satpol PP

Baca juga: Diduga Depresi, Penyakit Tak Kunjung Sembuh Pemuda 23 Tahun di Berau Akhiri Hidup dengan Gantung Diri

Baca juga: Dermaga Rajjanta Berau Terbakar Februari, Kini Dinas Perhubungan, Baru akan Kirim Tim Cek Kondisi

Akibatnya, kata Syarifatul, pajak dari sektor pertambangan galian C beberapa tahun mengalami penurunan bahkan jumlahnya nihil.

Halaman
12
Penulis: Ikbal Nurkarim
Editor: Syaiful Syafar
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved