Berita Pemprov Kalimantan Timur

Petani Sawah Kian Berkurang, Isran Noor Ingatkan Bisa Bahayakan Stabilitas Ekonomi dan Nasional

Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor menegaskan pentingnya peranan pangan dalam menjaga stabilitas negara.

HUMASPROV KALTIM/ARIF MUSTHADA
Gubernur Kaltim Isran Noor pada acara Sosialisasi dan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Penyaluran Kartu Tani, antara BRI dengan Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (PTPH) Kaltim di Hotel Bumi Senyiur Samarinda, Kamis (12/3/2020). 

SAMARINDA – Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor menegaskan pentingnya peranan pangan dalam menjaga stabilitas negara.

Untuk itu pembangunan sektor pertanian dalam arti luas menjadi salah satu prioritas dalam RPJMD Kaltim 2018-2023. Dengan mewujudkan Kalimantan Timur Berdaulat Pangan.

“Apabila pangan tidak kita kelola dengan baik maka negara akan tidak stabil. Kondisi pangan yang kritis bahkan dapat membahayakan stabilitas ekonomi dan stabilitas nasional. Ini yang harus kita jaga, ketahanan pangan sangat penting,” kata Isran Noor di hadapan peserta Sosialisasi dan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Penyaluran Kartu Tani, antara BRI dengan Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (PTPH) Kaltim di Hotel Bumi Senyiur Samarinda, Kamis (12/3/2020).

Isran Noor mengingatkan agar pembangunan sektor pertanian harus terus mendapatkan perhatian dari pemerintah, baik pusat, provinsi maupun kabupaten/kota.

Karena, lanjut dia, kondisi saat ini terjadi penurunan jumlah lahan pertanian termasuk petaninya, yang ikut memengaruhi jumlah hasil produksi pertanian di Kaltim.

“Itu tidak hanya terjadi di Kaltim, tetapi secara nasional. Petani di Kaltim usianya rata-rata 45-55 tahun keatas. Petani milenial memang banyak, tetapi memang lebih banyak berkiprah di tanaman kebun, tidak sebagai petani sawah atau ladang. Mungkin ini yang jadi perhatian serius bagi pemerintah daerah,” urai Isran.

Mantan Bupati Kutai Timur ini mengapresiasi terobosan BRI sebagai BUMN yang mencoba menggabungkan teknologi perbankan ke pertanian, sehingga lebih memudahkan petani dalam mendapatkan layanan keuangan mereka, khususnya terkait subsidi pupuk yang masuk dalam program Kartu Tani.

“Nanti kartu ini pasti banyak manfaatnya. Karena bisa digunakan untuk transaksi-transaksi lain. Semoga dengan adanya pelayanan-pelayanan seperti ini yang memberikan kemudahan bagi petani, maka petani-petani kita semakin sejahtera. Dan pertanian kita bisa semakin maju,” harap Isran. (her/sul/adv)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved