Polresta Samarinda Gelar Police Goes To School, Jangan Beri Kendaraan Anak di Bawah Umur

Polresta Samarinda menggelar Police Goes To School, dan diingatkan agar orang tua tak memberi kendaraan anak di bawah umur

TribunKaltim.Co/Budi Dwi Prasetiyo
Pelajar SMP 8 Samarinda saat penyampaian materi, mulai cara berboncengan dengan orang tua sampai kelengkapan berkendara untuk mengurangi fatalitas kecelakaan, Sabtu (14/3/20) 

TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA-Polresta Samarinda menggelar Police Goes To School, dan diingatkan agar orang tua  tak memberi kendaraan anak di bawah umur 

Kecelakaan lalu lintas bukan hanya menimpa orang dewasa saja,namun anak yang belum cukup umur pun tak jarang menjadi korban.

Meski dalam Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas  dan Angkutan Darat telah diatur. Mulai dari syarat berkendara harus memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) hingga batas usia minimal yang berhak memilikinya.

Tetap masih banyak anak di bawah umur yang masih mengendarai kendaraan bermotor.

Himbauan sebenarnya telah berulang kali telah disampaikan, faktanya pengendara di bawah umur masih banyak dijumpai bahkan mereka tak mengenakan helm. 

Kasat Lantas Polresta Samarinda, Kompol Erick Budi Santoso menyampaikan, pada dasarnya anak belum cukup umemiliki fisik dan mental dalam berkendara.

"Orang tua juga nggak boleh membiarkan anaknya berkendara begitu saja," tuturnya.

Baca Juga

Rawan Lakalantas di Gunung Manggah, DPRD Samarinda Minta Dishub Batasi Kendaraan Berat Melintas

Dinilai Penyebab Kerap Terjadinya Lakalantas, DPRD Kaltim Soroti Elevasi Jl MT Haryono Balikpapan

Halaman
12
Penulis: Budi Dwi Prasetiyo
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved