Pro Kontra Omnibus Law, Politisi PDIP Kota Bontang Ini Sebut RUU Itu Sudah Bagus

Pro dan kontra Rancangan Undang-Undang ( RUU ) Omnibus Law yang memuat aturan tentang perpajakan dan cipta lapangan kerja.

Tribunkaltim.co/ Ichwal Setiawan
Politisi PDIP Kota Bontang, Agus Suhadi yang juga anggota DPRD Bontang. 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Pro dan kontra Rancangan Undang-Undang ( RUU ) Omnibus Law yang memuat  aturan tentang perpajakan dan cipta lapangan kerja terus bergulir.

Bagi buruh dan pekerja RUU tersebut tak berpihak bagi mereka.

Namun bagi pemerintah, Omnibus Law merupakan angin segar untuk dunia investasi.

Selain itu dinilai mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi dengan cepat.

Anggota DPRD Bontang, Agus Suhadi kepada Tribunkaltim.co menganggap.

Bahwa RUU Omnibus Law hanya perlu dikaji lebih dalam. Ia tidak menolak atau secara tegas mengaku mendukung RUU tersebut.

"Omnibus Law itu bagus. Tapi pro-kontra itu biasa. Tujuannya Omnibus Law bagus, cuma perlu disosialisasikan. Saya yakin tak dalam tempo sekarang disahkan. Mungkin waktunya bisa setengah tahun atau 1 tahun ke depan. Jadi perlu pengkajian," ungkapnya pada Minggu (15/3/2020).

BACA JUGA:

Politisi Gerindra Bontang Ini Tolak UU Omnibus Law, Anggap Tak Berpihak Pada Buruh dan Pekerja

Bahas Omnibus Law, Hetifah Sjaifudian Beber Pertemuan Airlangga Hartarto dan SBY, Target Cipta Kerja

Forum RT Minta Normalisasi Gorong-gorong Jalan Cipto Mangunkusumo Lewat Pokir DPRD Bontang

Ia juga tak mau terjebak soal keberpihakan hadirnya RUU tersebut kepada kelompok atau golongan tertentu.

"Bagi kita, orang punya cara menilai masing-masing, secara pribadi, dilihat arah kita memandang. Dari satu sisi dia tidak berpihak, tapi salah satu berpihak. Maka itu perlu namanya pengkajian lagi," jelasnya, usai ditanya soal anggapan bahwa RUU Omnibus Law tak berpihak kepada buruh.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved