Breaking News:

Berita Pemkab Kutai Barat

Buka Orientasi Mahasiswa Baru UT Kelas Kubar, Bupati: Tak Ada Alasan Tidak Bisa Tuntaskan Kuliah

Sebanyak 202 mahasiswa baru mengikuti Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB) Pelatihan Keterampilan Belajar Jarak Jauh (PKBJJ)

HUMASKAB KUBAR
Bupati Kubar FX Yapan foto bersama Direktur Universitas Terbuka (UT) Samarinda Drs Rusna Ristasa MPd, Sabtu (14/3/2020) usai membuka Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB) Pelatihan Keterampilan Belajar Jarak Jauh (PKBJJ) UT Kelas Kutai Barat di Balai Agung Aji Tulur Jejangkat Kantor Bupati. 

SENDAWAR - Sebanyak 202 mahasiswa baru mengikuti Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB) Pelatihan Keterampilan Belajar Jarak Jauh (PKBJJ) Universitas Terbuka Kalimantan Timur Kelas Kutai Barat yang dibuka Bupati Kubar FX Yapan SH.

Acara dilaksanakan di Balai Agung Aji Tulur Jejangkat Kantor Bupati dihadiri Direktur UT Samarinda Drs Rusna Ristasa MPd, Sabtu (14/3/2020).

Bupati FX Yapan SH mengajak seluruh mahasiswa UT kelas Kubar disiplin dan tepat waktu menyelesaikan pendidikannya.

Tidak kalah penting, mahasiswa UT harus memiliki indeks prestasi tinggi. Turut hadir dalam acara tersebut, Asisten I, Asisten II, Inspektur Inspektorat, para Kepala Bagian dan perwakilan Pokjar Kubar, perwakilan KNPI Kubar, sejumlah jajaran lembaga perbankan.

Bupati juga menyampaikan keinginannya di hadapan mahasiswa yang mengikuti OSMB. Melalui OSMB mahasiswa bisa berdiskusi, dan hasil diskusi bisa disampaikan sebagai rekomendasi kepada pemkab untuk persiapan menyambut Ibu Kota Nagara.

"Kesempatan sudah ada di depan mata, tinggal niat dan keseriusan dari mahasiswa untuk menuntaskan pendidikan. Tidak ada alasan tidak bisa menyelesaikan pendidikan di era yang semua fasilitas sudah ada dan mudah ini," tegas Bupati.

Bupati juga minta agar mahasiswa tidak menyerah dengan kondisi hidup. Mari berusaha dan berjuang untuk kemajuan, dengan satu tujuan seluruh mahasiswa ada harus bisa menyelesaikan pendidikan.

"Mahasiswa harus memiliki jadwal dan waktu untuk belajar setiap hari, jangan belajarnya ketika ingin ujian saja. Bagaimana kita bisa menyerap pelajaran jika belajar ketika ujian saja. Komputer saja bisa hang jika dipaksakan bekerja apa lagi otak manusia, jadi belajarlah jauh-jauh hari dengan cara setiap hari luangkan waktu minimal setangah jam atau satu jam untuk belajar," ungkap Bupati.

Menurutnya, orang yang malas implikasinya adalah bodoh, dan orang yang bodoh tentu akan berimplikasi kepada kehidupannya yang miskin, oleh sebab itu generasi muda Kubar janganlah malas mari kita semangat untuk belajar dan tuntaskan pendidikan.

Sebagai generasi muda kita harus miliki pondasi kehidupan, pondasi kehidupan tersebut bisa kita mulai dengan menuntaskan pendiikan tepat waktu serta memilki prestasi/nilai yang tinggi.

Generasi muda Kubar harus persiapkan diri mulai saat ini, untuk menghadapi IKN, jika ke depan tidak siap bersaing maka bisa dipastikan kita akan tersingkir dan menjadi pengangguran didaerah sendiri, mari persiapkan diri mulai saat ini. Sekali lagi, lewat UT tidak ada alasan bagi mahasiswa tidak bisa menempuh pendidikan di universitas sampai tuntas.

Secara khusus Bupati juga mengharapkan agar setiap mahasiswa yang diterima oleh UT harus melewati tes urine, untuk mengetahui mahasiswa tersebut bebas narkoba, karena kita ingin seluruh mahasiswa UT yang merupakan generasi muda Kubar bebas dari narkoba. (adv/hms10/NAW)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved