Berita Pemkab Mahakam Ulu

Cegah Penularan Covid-19, Bupati Mahulu Imbau Warganya untuk Rajin Olah Raga dan Terapkan Germas

masifnya pemberitaan di media mengenai dampak dari COVID-19 sudah seharusnya, kita semua perlu mawas diri namun tidak panik

HUMASKAB MAHULU
Bupati Mahakam Ulu Bonifasius Belawan Geh 

UJOH BILANG - Dengan masifnya pemberitaan di media mengenai dampak dari Corona Virus 2019 (COVID-19) sudah seharusnya, kita semua perlu mawas diri namun tidak panik.

"Saya mengimbau kepada masyarakat Mahulu untuk menjaga kesehatan dengan melakukan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) melalui Gerakan Masyarakat Sehat (Germas), serta rajin olah raga", kata Sekda Mahulu Drs Yohanes Avun, MSi saat membacakan sambutan Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh, SH pada pembukaan Sosialisasi Antisipasi Infeksi Covid 2019, di Balai Adat Kampung Ujoh Bilang, Rabu (11/3/2020).

"Dimulai dari mencuci tangan sebelum makan, jangan menyentuh wajah bagian hidung ataupun mulut, sebelum mencuci tangan, rajin olah raga dan makan-makanan yang bergizi. Karena dengan kondisi tubuh yang sehat, kita akan terhindar dari virus tersebut," ujar Bupati.

Lebih lanjut, jika ada masyarakat yang akan berkunjung maupun perjalanan dinas ke kota-kota yang sudah ada suspect maupun terinfeksi Corona untuk waspada selalu proteksi diri.

"Saya berharap dan selalu berdoa agar seluruh masyarakat Mahulu bisa terbebas dari terinfeksi virus corona, Mari kita sama-sama saling menjaga diri kita agar tidak tertular dari virus tersebut,"harapnya.

Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Drg. Agustinus Teguh Santoso, M.Adm.,Kes menyatakan, stok perlengkapan untuk pencegahan dan penanganan virus Corona di Mahulu cukup.

"Saya perlu sampaikan bahwa untuk perlengkapan penanganan virus Corona di Mahulu, stok perlengkapannya dapat dikatakan aman, karena memang untuk Mahulu selalu kita sediakan lebih, karena biasanya untuk mengantisipasi musim kering dan kabut asap,"ungkapnya.

Dikatakan Agustinus Teguh, Mahulu sudah memiliki masker N95 yang standar untuk penanganan corona sebanyak 1000 PCS, masker biasa 164 ribu, serta baju untuk penanganan pasien virus corona sebanyak 190 baju.

"Kemudian kacamata khusus penanganan corona 19 PCS, untuk sarung tangan dengan masing-masing ukuran berjumlah 160 PCS dan sepatu boots, yang sudah kita distribusikan ke masing-masing Rumah Sakit dan Puskesmas yang berada di Kabupaten Mahulu,"jelasnya.

Diharapkan masyarakat yang membutuhkan masker, apabila di apotik atau toko-toko sudah tidak ada, bisa menghubungi dinas kesehatan, puskesmas, pustu atau rumah sakit untuk mendapatkan masker tersebut. (adv/HMS8/td)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved