Kaltim Lokal Lockdown Corona

Jumlah Total Suspect Corona di Kalimantan Timur 23 Orang, Hadi Mulyadi: Separuhnya Sudah Negatif

Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi menyampaikan total warga di Kalimantan Timur yang masih dalam pengawasan terkait Virus Corona sebanyak 23 orang.

TRIBUN KALTIM/MIFTAH AULIA ANGGRAINI
Wakil Gubernur Kalimantan Timur Hadi Mulyadi dan Sekretaris Daerah Pemprov Kaltim Sabani, saat melakukan konferensi pers bersama awak media mengenai antisipasi Virus Corona di Hotel Grand Senyiur, Kota Balikpapan, Senin (16/3/20). 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi menyampaikan total warga di Kalimantan Timur yang masih dalam pengawasan terkait Virus Corona sebanyak 23 orang.

Sedangkan jumlah total dalam pemantauan mencapai 149 orang.

"Ada suspect 23 orang di Kalimantan Timur, walaupun sudah separuhnya negatif. Kemudian ada 149 (warga) yang dalam pemantauan," ujar Wagub Kaltim, Hadi Mulyadi usai rapat koordinasi kesiapsiagaan terhadap ancaman virus corona (covid-19) di Hotel Grand Senyiur Balikpapan pada pada hari ini, Senin (16/3/20).

Pihaknya berharap semua warga baik yang dalam masa observasi di rumah sakit rujukan maupun yang dalam pemantauan, dinyatakan negatif semua.

Sebagaimana diketahui, dalam rakor kesiapsiagaan terhadap ancaman virus corona (covid-19) itu, Pemprov Kaltim memumutuskan kebijakan lokal lockdown mulai besok Selasa (17/3/2020).

Baca Juga: BREAKING NEWS Pemprov Kaltim Putuskan Lokal Lockdown Perketat Pengawasan untuk Batasi Sebaran Corona

Baca Juga: Pemprov Kaltim Berlakukan Lokal Lockdown Corona, Tak Perlu Panik, Warga masih Bisa Keluar Masuk

Rapat koordinasi terbatas ini dihadiri langsung oleh Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor, Wakil Gubernur Kalimantan Timur Hadi Mulyadi, Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Subiyanto, Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol Muktiono, serta pejabat-pejabat daerah lainnya.

"Kita telah menyepakati mengenai situasi ini yang disebut dengan lokal lockdown. Pengertian ini seperti semi lockdown," ujar Hadi Mulyadi saat berada di Hotel Grand Senyiur, Kota Balikpapan (16/3/2020).

Pengertian lockdown, kata dia, dalam arti sesungguhnya ialah tidak memperbolehkan atau membatasi akses keluar masuk di suatu wilayah.

Sedangkan sebutan lokal lockdown hanya untuk memperketat pengawasan atau mengurangi seefektif mungkin aktivitas kegiatan di luar rumah atau ruangan.

Halaman
12
Penulis: Risnawati
Editor: Adhinata Kusuma
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved