Berita Pemprov Kalimantan Timur

Kaltim-Kutim Sepakat Kerja Sama Bangun Daerah untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Kesepakatan Bersama ini berlaku untuk jangka waktu 12 bulan sejak ditandatangani, dan dapat diperpanjang sesuai kesepakatan

HUMASPROV KALTIM/HADRI
Karo Humas Pemprov Kaltim M Syafranuddin dan Bupati Kutim Ismunandar menunjukkan dokumen kerjasama Pemprov Kaltim dan Pemkab Kutim yang sudah diteken, Senin (16/3/2020) di Sangatta. Naskah Kesepakatan bersama Nomor : 197/1810/B. Humas-III dan Nomor: 130/134/008/Mou/Ks/Iii/2020 itu telah ditandatangani Gubernur Kaltim H Isran Noor, sedangkan Bupati Kutim H Ismunandar menandatangni tepat saat berlangsungnya Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Kutim di Gedung Serbaguna Komplek Perkantoran Bukit Pelangi Sangatta. 

SANGATTA - Pemerintah Provinsi Kaltim dan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menjalin kerja sama yang dituangkan ke dalam Kesepakatan Bersama tentang Kerja Sama Pembangunan Daerah.

Naskah Kesepakatan bersama Nomor : 197/1810/B. Humas-III dan Nomor: 130/134/008/Mou/Ks/Iii/2020 itu telah ditandatangani Gubernur Kaltim H Isran Noor, sedangkan Bupati Kutim H Ismunandar menandatangni tepat saat berlangsungnya Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Kutim di Gedung Serbaguna Komplek Perkantoran Bukit Pelangi Sangatta, Senin (16/3/2020).

Sesuai Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2018 tentang Kerja Sama Daerah, Kesepakatan Bersama itu dimaksudkan untuk menjalin kerja sama wajib dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah untuk kesejahteraan masyarakat dan percepatan pemenuhan pelayanan publik.

Objek kerja sama adalah semua urusan pemerintahan wajib dan urusan pemerintahan pilihan yang menjadi kewenangan daerah dan bidang lainnya, yaitu ekonomi, hukum, sumber daya pengairan dan konservasi, infrastruktur dan penanaman modal, dengan ruang lingkup meliputi aspek perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, pemeliharaan dan evaluasi.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat Setdaprov Kaltim HM Syafranuddin yang mewakili Gubernur Kaltim pada acara itu mengatakan, Kesepakatan Bersama ini berlaku untuk jangka waktu 12 bulan sejak ditandatangani, dan dapat diperpanjang sesuai kesepakatan bersama.

“Karerna itu Kesepakatan Bersama ini perlu segera ditindaklanjuti parapihak terkait di kedua belah pihak dalam bentuk Perjanjian Kerja Sama, sehingga apa yang menjadi kebutuhan dan apa yang diinginkan tercapai dengan baik,” katanya.

Sementara itu Bupati Kutim Ismunandar juga mengatakan kerja sama dengan Pemprov Kaltim sangat penting dalam rangka meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kutim.

Untuk diketahui, Kutim merupakan salah satu wilayah hasil pemekaran dari Kabupaten Kutai yang dibentuk berdasarkan UU 47 Tahun 1999, tentang Pemekaran Wilayah Provinsi dan Kabupaten, dan resmi berdiri pada 12 Oktober 1999.

Saat ini Kutim berkembang pesat sebagai penghasil batu bara dan perkebunan kelapa sawit terbesar di Kaltim. (ri/sul/adv)

Tags
kerjasama
Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved