Berita Pemprov Kalimantan Utara

Sambangi Pemukiman Transmigran, Gubernur Kaltara Ingatkan Berbaur dengan Warga Setempat

Saya berharap, warga bisa hidup rukun, baik dengan sesama warga transmigran, maupun bersama warga setempat.

HUMASPROV KALTARA
MOTIVASI - Gubernur Kaltara, Dr H Irianto Lambrie didampingi sejumlah kepala OPD melakukan kunjungan kerja ke pemukiman transmigrasi di SP6.B Tanjung Buka, Kabupaten Bulungan, Senin (16/3/2020). 

TANJUNG SELOR – Di bawah terik matahari yang cukup menyengat, Senin (16/3/2020) sekitar pukul 13.30 Wita, Gubernur Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie didampingi sejumlah Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) mengunjungi kawasan pemukiman transmigrasi di SP6.B Desa Tanjung Buka Kecamatan Tanjung Palas Tengah, Kabupaten Bulungan.

“Kunjungan ini sebagai wujud tanggung jawab saya untuk menjumpai masyarakat. Mereka mengundang acara syukuran, dan alhamdulillah saya berkesempatan untuk bisa hadir berada di tengah-tengah warga transmigran ini,” ujar Irianto.

Di depan ratusan warga transmigran yang tinggal di wilayah itu, Gubernur bercerita, selama menjabat jadi Penjabat Gubernur, sudah sering mengunjungi daerah transmigrasi. Bahkan di daerah yang direncanakan menjadi bagian transmigrasi di Kaltara, sudah pernah dikunjunginya sejak masih bergabung dengan Kalimantan Timur.

Gubernur Kaltara Irianto Lambrie didampingi sejumlah kepala OPD dalam perjalanan di bawah teris matahari yang panas menuju pemukiman transmigrasi di SP6.B Tanjung Buka, Kabupaten Bulungan, Senin (16/3/2020).
Gubernur Kaltara Irianto Lambrie didampingi sejumlah kepala OPD dalam perjalanan di bawah teris matahari yang panas menuju pemukiman transmigrasi di SP6.B Tanjung Buka, Kabupaten Bulungan, Senin (16/3/2020). (HUMASPROV KALTARA)

“Tujuan transmigrasi adalah kesejahteraan. Karena itu saya berpesan kepada warga transmigran agar tetap niat pada tujuannya.

Saya berharap, warga bisa hidup rukun, baik dengan sesama warga transmigran, maupun bersama warga setempat. Karena ketika memutuskan menjadi warga transmigran, secata otomatis bapak dan ibu semua menjadi warga Kaltara,” kata Gubernur memberikan motivasi warga.

Masyarakat di Kaltara sendiri, kata Gubernur sudah biasa menerima warga transmigran. Untuk itu, warga Transmigrasi harus bisa membaur, dan bersosialisasi dengan baik dengan warga setempat.

Bahkan dengan pengalaman dan etos kerja yang dimiliki, warga transmigran dapat memberikan motivasi atau contoh kepada masyarakat di sekitarnya.

“Penduduk kita hanya 650 ribu lebih berdasarkan catatan Disdukcapil. Ini dikarenakan penambahan penduduk transmigrasi tidak dibarengi dengan perubahan administrasi kependudukan. Sehingga banyak penduduk kita yang belum punya KTP Kaltara.

Karena itu, kita punya kebijakan pelayanan adminduk khusus, yang gunanya melayani aminduk warga di Kaltara, khususnya perbatasan dengan nama Si Pelandukilat,” pesannya kepada warga transmigrasi untuk segera mengurus dokumen kependudukannya.

Gubernur menyampaikan, penting bagi warga transmigran dapat bersyukur dalam program ini. Program transmigrasi ini banyak yang berhasil, namun banyak juga yang gagal. Namun di Kaltara sebagian besar program ini berhasil.

Halaman
12
Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved