Berita Pemprov Kalimantan Timur

Cegah Covid-19, Irianto Surati Ketua Menteri Sabah Hentikan Pemulangan TKI Lewat Nunukan

Pemprov Kaltara menambah daftar panjang pemda yang membentuk Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19).

HO/Penerangan Korem 091/ASN
PERBATASAN NEGARA - Ilutrasi Prajurit Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Raider 600/Modang (MDG) turut andil menjemput anak-anak tenaga kerja Indonesia (TKI) di Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara), Rabu (31/7/2019). 

TANJUNG SELOR - Pemprov Kaltara menambah daftar panjang pemerintah daerah yang membentuk Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19).

Dalam pelaksanaan tugasnya, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dibantu Sekretariat yang berkedudukan di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltara.

Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie mengungkapkan, Pengarah Gugus Tugas bertugas memberi arahan kepada pelaksana dalam melaksanakan percepatan penanganan Covid-19 serta melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan percepatan penanganan Covid-19.

Adapun Pelaksana, bertugas menetapkan dan melaksanakan rencana operasional, mengkoordinasikan dan mengendalikan pelaksanaan kegiatan, mengawasi, mengerahkan sumber daya, dan melaporkan pelaksanaan percepatan penanganan Covid-19 kepada Gubernur Kaltara dan Pengarah.

Ada 5 tujuan dibentuknya Gugus Tugas ini. Yakni meningkatkan ketahanan nasional di bidang kesehatan; mempercepat penanganan Covid-19 melalui sinergi antar instansi vertikal dan OPD terkait; meningkatkan antisipasi perkembangan eskalasi penyebaran Covid-19; meningkatkan sinergi pengambilan kebijakan operasional;

serta meningkatkan kesiapan dan kemampuan dalam mencegah, mendeteksi, dan merespon Covid-19. “Gugus Tugas ini dalam menjalankan tugasnya wajib berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan dan bertanggungjawab kepada Gubernur," tuturnya.

Di Kaltara sebutnya, masih ada beberapa peralatan yang perlu dilengkapi dalam rangka penanganan pandemi Covid-19. Di antaranya alat pelindung diri (APD) bagi tenaga medis di rumah sakit, masket, hand sanitizer, sarung tangan, dan disinfektan, termasuk obat-obatan. Penyediaan kamar isolasi juga menjadi titik perhatian Gubernur.

Sementara itu, sebagai daerah perbatasan yang rawan penyebaran Covid-19, Gubernur akan bersurat kepada Ketua Menteri Sabah melalui Konjen di Kota Kinabalu dan Tawau agar Malaysia menghentikan pemulangan tenaga kerja Indonesia (TKI) dari Malaysia melalui Nunukan.

“Surat itu akan kita kirim secepatnya. Besok pun saya sudah suruh siapkan suratnya. Mudah-mudahan dalam 2 atau 3 hari ini sudah sampai. Harus cepat ditindaklajuti," ujarnya. (adv/humas)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved