Breaking News:

Virus Corona

Masa Darurat Diperpanjang 91 Hari, Masyarakat Rayakan Idul Fitri Dalam Kondisi Darurat Virus Corona

Masa darurat diperpanjang 91 hari, masyarakat rayakan Idul Fitri dalam kondisi darurat virus Corona

Editor: Januar Alamijaya
kolase TribunKaltim.co
Ilustrasi Masa darurat diperpanjang 91 hari, masyarakat rayakan Idul Fitri dalam kondisi darurat virus Corona 

"Ini bisa disebut bencana skala nasional, karena dengan status tersebut pemerintah bisa mengerahkan semua potensi yang ada baik TNI, Polri, dunia usaha, hingga media untuk mendukung operasi penanggulangan COVID 19," kata Agus.

Hingga kemarin jumlah pasien yang terkonfirmasi mengidap virus Corona di Indonesia mencapai 172 kasus. Dari data tersebut, tercatat 5 pasien meninggal dunia. Sedangkan yang pulih atau sembuh sebanyak 9 orang. "Total positif 172 kasus di mana kasus meninggal tetap 5 orang," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Covid 19 atau virus corona Achmad Yurianto.

Yurianto mengatakan ada penambahan kasus 20 orang yang dilakukan oleh Badan Litbang Kementerian Kesehatan dan 6 Spesimen dari pemeriksaan Universitas Airlangga. Penambahan terbanyak, menurut Yurianto terjadi di DKI Jakarta. Kemudian ada juga dari Jawa Timur, Jawa Tengah hingga Kepulauan Riau (Kepri). "Paling banyak di DKI. Pintu gerbangnya memang banyak di DKI. Mobilitas tinggi," kata Yurianto.

• Pelamar CPNS yang Absen SKB Karena Corona Dinyatakan Gugur, Begini Nasib Formasi Bila Tak Ada Lolos

• NEWS VIDEO Cegah Penyebaran virus Corona, Polda Kaltara Bersihkan Dermaga Kayan II Tanjung Selor

Yurianto memprediksi jumlah pasien kemungkinan akan terus bertambah.

Saat ini, semua unsur pemerintah terus melakukan tracing secara terus menerus.

"Akan ada penambahan pasien signifikan karena kontak tracing aktif. Edukasi ke masyarakat semakin gencar sehingga masyarakat sadar mereka juga harus waspada." kata Yuri dalam konferensi pers di Gedung BNPB, Jakarta, Selasa (17/3/2020).

Yuri mengatakan, warga yang merasa memiliki kontak dekat dengan pasien positif Corona diharapkan datang ke rumah sakit untuk melakukan konsultasi.

• Pasien DBD Meninggal di Depannya, Bupati Belu Sebut Lebih Berbahaya dari Corona, Ini yang Dilakukan

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved