Berita Pemkab Mahakam Ulu

Mou Peningkatan Kelistrikan Kampung Jadi 12 Jam di Mahulu, Bupati Ajak Masyarakat Bersyukur

Dia mengajak masyarakat bersyukur, walaupun dengan segala keterbatasan Pemkab Mahulu berhasil melakukan kemajuan yang signifikan.

HUMASKAB MAHULU
Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh meresmikan peningkatan layanan listrik di kampung Long Hubung. Turut hadir Wakil Bupati Y Juan Jenau, Sekda Yohanes Avun dan kepala OPD di lingkungan Pemkab Mahulu. Pemkab Mahulu dam PLN Samarinda telah bersepakat jalin kerjasama meningkatkan nyala listrik di kampung-kampung di Kabupaten Mahulu. 

UJOH BILANG - Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Pemkab Mahulu) telah melakukan kerjasama dalam bentuk Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Kesepakatan tersebut ditandatangani oleh Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh SH dan Manajer PT PLN (Persero) UP3 Samarinda diwakili Yuliandra Syahrial Nurdin. Berkaitan dengan peresmian peningkatan jam nyala PLN di Kampung Datah Bilang, Kecamatan Long Hubung, dari 6 jam menjadi 12 jam pada Senin (16/3/2020).

Bupati Bonifasius mengatakan, kerjasama Pemkab Mahulu dengan jajaran PLN akhirnya daya kapasitas listrik di Kampung Datah Bilang bisa menyala 12 jam. "Demi kemajuan masyarakat, kerjasama Pemkab Mahulu dengan PLN salah satu fokus kebijakan pembangunan Mahakam Ulu," jelas Bupati di Kampung Datah Bilang Ulu.

Dia mengajak masyarakat bersyukur, walaupun dengan segala keterbatasan Pemkab Mahulu berhasil melakukan kemajuan yang signifikan.

"Pasokan daya listrik PLN untuk kebutuhan sektor usaha dan jasa, serta untuk kebutuhan rumah tangga masyarakat," ucapnya.

Bupati menjelaskan, saat ini kapasitas terpasang genset di Mahulu sebesar 1100 Kilowatt (Kw). Sedangkan beban puncak 820 kw. Total kebutuhan fasilitas layanan tenaga listrik mencapai 5.271.51 Kil Volt ampere (KVa). Sehingga jumlah prediksi Sambungan Rumah (SR) mencapai 11.899 Kva.

"Layanan tenaga kelistrikan bagi masyarakat di Mahulu masih jauh dari kebutuhan nyata. Sehingga menyebabkan jam operasi PLN di setiap kecamatan dan Kampung belum bisa merata menyala 24 jam," terangnya.

Dia mengakui, Pemkab Mahulu bertanggung jawab melalui kerjasama dengan PLN. Sebagai daerah pemekaran baru yang berusia 6 tahun, wajar bila ketersediaan infrastruktur utama dan pendukung belum mencukupi.

"Saya sebagai Bupati bertanggungjawab dalam penyediaan infrastruktur, termasuk kelistrikan. Pemkab Mahulu terus berupaya meningkatkan pelayanan kelistrikan demi kemajuan daerah," urainya.

Panitia Pelaksana, diwakili tokoh masyarakat Datah Bilang Raya, Agang Njau mengatakan, atas nama masyarakat Datah Bilang Raya mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Mahulu. Terkhusus Bupati Bonifaisius Belawan Geh dan Wabup Mahulu yang sudah memperjuangkan aspirasi masyarakat.

"Anugerah Tuhan Yang Maha Esa, mengabulkan usaha Pemkab Mahulu memperjuangkan asprasi masyarakat. Juga para anggota DPRD Mahulu," bebernya.

Agang Njau menjelaskan, listrik merupakan kebutuhan prioritas masyarakat Datah Bilang Raya. "Masyarakat Datah Bilang Rayaakan menjaga PLN dengan sebaiknya. Kami berharap kedepan meningkat menjadi 24 jam," ungkapnya. (adv/HMS7)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved