Virus Corona

Pimpin Rapat Pencegahan dan Penanganan Corona, Bupati PPU AGM Inginkan Ada Langkah Strategis Daerah

Bupati Penajam Paser Utara ( PPU ) Abdul Gafur Mas’ud ( AGM ) memimpin langsung Rapat Koordinasi dalam rangka pencegahan dan penanganan Virus Corona.

Tribunkaltim.co/Aris Joni
Bupati Penajam Paser Utara ( PPU ) Abdul Gafur Mas’ud ( AGM ) memimpin langsung Rapat Koordinasi dalam rangka pencegahan dan penanganan Virus Corona atau Covid 19 yang digelar di Aula Lantai III Kantor Bupati PPU, Kilometer 09 Nipah-nipah, Jumat, (20/3/2020). 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Bupati Penajam Paser Utara ( PPU ) Abdul Gafur Mas’ud ( AGM ) memimpin langsung Rapat Koordinasi dalam rangka pencegahan dan penanganan Virus Corona atau Covid 19 yang digelar di Aula Lantai III Kantor Bupati PPU, Kilometer 09 Nipah-nipah, Jumat, (20/3/2020).

Pertemuan ini juga dihadiri unsur Muspida PPU, tanpak Wakil Bupati PPU, Hamdam, Dandim 0913 PPU, Letkol Inf. Mahmud, Kapolres PPU, AKBP, Dharma Nugraha, Sekretaris Daerah, Tohar, Kadis Kesehatan, Arnold Wayong dan sejumlah unsur pimpinan terkait lainnya.

Pertemuan ini sekaligus menjadi pertemuan terbesar yang digelar di Kabupaten PPU terkait penyebaran Virus mematikan tersebut.

Dalam rilis Humas Setkab PPU, Bupati PPU, AGM mengatakan, saat ini yang sedang dihadapi oleh masyarakat dunia adalah merupakan persoalan yang sangat menakutkan yaitu virus Corona atau Covid 19.

Mengapa demikian, karena virus ini tidak dapat dilihat namun sangat cepat dalam penyebarannya sehingga semua orang wajib waspada dan berjaga-jaga.

Apalagi jika melihat karakter masyarakat Indonesia termasuk di PPU ini tentu semua orang dapat mengetahuinya. Namun mereka punya hak yang juga tidak bisa dipaksakan.

"Kita bersyukur di Kabupaten PPU masih aman, dan memang jangan sampai itu terjadi. Untuk itu kami mengajak kepada seluruh masyarakat untuk senantiasa berdoa kepada Allah SWT agar kita selalu terhindar dari itu," pintanya.

AGM menambahkan, dengan kondisi dunia termasuk di Kalimantan Timur saat ini yang telah menetapkan status Local Lockdown tersebut, Pemerintah daerah Kabupaten PPU sudah harus bisa melakukan langkah-langkah strategis dalam rangka penangan penyebaran Covid 19 ini di daerah.

Apalagi Kabupaten PPU kata AGM, merupakan kabupaten perlintasan di Kalimantan Timur sehingga itu semua sangat diwaspadai.

Namun jika harus ditutup maka dipastikan juga akan mengganggu perekonomian dan aktipitas masyarakat di Kaltim.

Halaman
12
Penulis: Aris Joni
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved