Ibu Kota Negara

Pengamat Ini Sebut Pembangunan Ibu Kota Negara Baru di Kaltim Harus Cerminkan Budaya Lokal

Pembangunan Ibu Kota Negara ( IKN ) baru di Kabupaten Penajam Paser Utara ( PPU ), Kalimantan Timur harus mencerminkan kearifan lokal.

TRIBUNKALTIM.CO/ARIS JONI
Pengamat komunikasi politik yang juga dosen S2 Universitas Pelita Harapan, Emrus Sihombing (baju kuning) saat bertemu tokoh masyarakat Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur. Pada kesempatan itu, Emrus sempat membahas soal Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur. 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Pembangunan Ibu Kota Negara ( IKN ) baru di Kabupaten Penajam Paser Utara ( PPU ), Kalimantan Timur harus mencerminkan kearifan lokal.

Hal itu dikemukakan Pengamat Komunikasi Politik yang juga dosen S2 Universitas Pelita Harapan, Emrus Sihombing.

Ia menilai, pembangunan Ibu Kota Negara baru melalui Badan Otorita diharapkan dapat menjadi sejarah peradaban baru di Indonesia.

Pembangunan IKN, kata Emrus, tetap harus dilakukan. Bahkan ia mengharapkan setelah kasus Virus Corona selesai, pemerintah pusat segera melakukan pembangunan di kawasan IKN.

Baca juga: Akhirnya Wakil Walikota Samarinda Muhammad Barkati Tunda Resepsi Pernikahan Putrinya

Baca juga: KRONOLOGI Pernikahan Putri Wakil Walikota Samarinda di Tengah Virus Corona yang Tuai Protes Dokter

Baca juga: INNALILLAHI, Positif Corona, 2 Dokter Jawa Barat Meninggal Dunia, IDI Akui APD Tenaga Medis Terbatas

Emrus mengharapkan pemerintah pusat tidak meninggalkan budaya dan kearifan lokal setempat dalam merancang pembangunan IKN di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara.

"Makanya kita harus melibatkan tokoh masyarakat dan tokoh adat setempat dalam proses pembangunannya," ujarnya, Minggu (22/3/2020).

"Walau rancangan bangunannya modern, tetap harus menjaga kearifan lokal yang ada. Jangan sampai nanti di situ menjadi kota metropolitan tapi menghilangkan kearifan lokalnya," kata Emrus.

Halaman
12
Penulis: Aris Joni
Editor: Syaiful Syafar
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved