Ambil Langkah Cepat, Manajemen Borneo FC Larang Pemain Keluar Mes dan Tinggalkan Samarinda

Ambil Langkah Cepat, Manajemen Borneo FC Larang Pemain Keluar Mes dan Tinggalkan Samarinda

Tribunkaltim.co/Nevrianto HP
Sultan Samma (kanan) merayakan gol bersama Titus Bonai (tengah) dan Nuriddin Davronov. Ambil Langkah Cepat, Manajemen Borneo FC Larang Pemain Keluar Mes dan Tinggalkan Samarinda 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA- Mewabahnya Virus Corona atau covid-19 di sejumlah daerah di Indonesia, membuat semua pihak meningkatkan kewaspadaan, tak terkecuali Borneo FC Samarinda.

Klub kebanggaan warga Kota Tepian itu sebelumnya telah melakukan langkah pencegahan, mulai dari melakukan pengecekan suhu tubuh kepada pemain, staf pelatih dan official, serta melakukan penyemprotan disinfektan di mes Borneo FC, Jalan Aminah Syukur.

Manajemen pun kembali mengambil langkah pencegahan mulai 22 Maret 2020, seluruh aktivitas Borneo FC dilockdown, termasuk latihan rutin.

Pemain pun diminta untuk tetap berada di mes, maupun tempat tinggalnya masing-masing.

Penghentian aktivitas Borneo FC itu dilakukan hingga 1 April 2020.

"Kita stop sementara seluruh aktivitas yang berkaitan dengan tim. Kebijakan ini diambil murni untuk keselamatan," tutur Manajer Borneo FC, Farid Abubakar melalui laman resmi klub, Senin (23/3/2020).

Cegah Virus Corona, Mess Punggawa Borneo FC Samarinda Disemprot Disinfektan

Menanti Debut Wonderkid Borneo FC di Liga 1, Arya Bersaing dengan Pemain Senior Sarat Pengalaman

Sebelumnya, punggawa Borneo FC telah diberi libur selama lima hari usai laga pekan ke-3 Shopee Liga 1 2020 melawan Persela Lamongan.

Setelah itu pemain Borneo FC sempat menjalani latihan rutin.

Namun, semakin mewabahnya Virus Corona, membuat manajemen harus mengambil langkah cepat dengan kembali menghentikan semua aktivitas Borneo FC.

Tidak hanya menghentikan aktivitas Borneo FC, namun manajemen juga mengambil langkah tegas melarang pemain, staf pelatih dan official untuk berpergian keluar Samarinda selama masa lockdown diberlakukan.

Semuanya diminta untuk tetap di mes maupun rumah masing-masing.

"Jangan keluar mes atau rumah jika tidak mendesak, dan jangan meninggalkan Samarinda. Ini semua dilakukan sebagai langkah pencegahan. Jika ada yang alami sakit, segera berkomunikasi dengan dokter tim agar segera ditangani," tegasnya.

Eks Borneo FC Lerby Nyaris Reuni dengan Dragan Djukanovic di PSIS Semarang, Ini yang Bikin Batal?

Jahitan di Kaki Kapten Borneo FC Segera Dibuka, Resiko Jika Memainkan Diego Michiels Lawan Arema FC

"Selama tidak latihan bersama, pemain tetap harus dapat menjaga kondisi tubuhnya, latihan ringan di mes maupun di rumah masing-masing," sambungnya.

Dirinya berharap agar keadaan ini dapat segera kembali normal, dan semua masyarakat diberikan kesehatan.

"Ya, kami berharap situasi ini segera membaik dan kita bisa kembali bertanding seperti semula," ucapnya. (*)

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Rahmad Taufiq
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved