Virus Corona

Antisipasi Penyebaran Virus Corona, Disdukcapil Balikpapan Batasi Layanan Tatap Muka

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil atau Disdukcapil Kota Balikpapan mulai hari ini hingga 31 Maret 2020 mendatang lakukan pelayanan terbatas

Tribunkaltim.co, Miftah Aulia Anggraini
Aktivitas pelayanan Disdukcapil Kota Balikpapan yang terlihat sepi dari biasanya, Senin (23/3/2020). 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil atau Disdukcapil Kota Balikpapan mulai hari ini hingga 31 Maret 2020 mendatang lakukan pelayanan terbatas.

Jadwal pelayanan tersebut telah disesuaikan dengan jadwal darurat bencana yang ditetapkan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

Dijelaskan Ardiawan selaku Sekretaris Disdukcapil, pelayanan yang dibatasi yakni meliputi pencetakan KTP dan perekaman KTP.

Menurutnya, dalam proses perekaman KTP sangatlah rentan, sebab proses tersebut menimbulkan kontak fisik secara langsung dengan masyarakat.

"Jadi Disdukcapil memilih untuk membatasi terlebih dahulu pelayanan tersebut atau menunda sementara. Untuk Pelayanan yang kita layani adalah pengambilan dan kepengurusan catatan sipil yang dilakukan beberapa waktu lalu," kata Ardiawan, Senin (23/3/2020).

Layanan Administrasi Kependudukan di Bulungan Lewat WhatsApp, Disdukcapil Klaim Sudah Sosialisasi

Mulai Hari Ini, Disdukcapil Bulungan Hentikan Layanan Administrasi Kependudukan Secara Langsung

Gara-gara Corona Disdukcapil Bontang Imbau Masyarakat Tunda Urus Dokumen Kependudukan hingga 3 Pekan

Namun begitu, khusus untuk pelayanan pendaftaran TNI/Polri Disdukcapil tetap melayani. Pelayanan tersebut biasanya dilakukan dengan legalisir ataupun pencetakan KTP

Kemudian untuk keperluan yang sangat mendesak, Ardiawan mengimbau agar masyarakat bisa melakukannya kepengurusan secara online.

Layanan secara online tersebut dilakukan via whatsapp dan telah disosialisasikan kepada Camat dan Lurah untuk disebarkan ke lingkungan RT masing-masing.

"Online via WA, nanti akan ditanggapi dengan link kepengurusan sesuai dengan apa yang mau diurus. Dari jumat lalu kita sudah infokan ke masyarakat, baik lewat edaran maupun medsos Disdukcapil," jelasnya.

Ardiawan menilai masyarakat yang hari ini masih saja datang untuk mengurus keperluannya, dimungkinkan belum mendapat informasi terkait sistem online.

"Terkadang masyarakat banyak belum dapat info itu, sehingga yang datang sekarang kesini yang belum dapat informasi itu," sebutnya.

Pemohon Layanan Disdukcapil di Kabupaten Paser Turun 50 Persen, Setelah Imbauan PTT Kerja di Rumah

Disdukcapil Kutai Timur Tetap Beri Pelayanan, Pegawai Absen Gunakan Sensor Wajah

Sementara itu, untuk pegawai, Disdukcapil telah memberlakukan sistem piket sesuai dengan edaran Walikota. Penjelasan sistem piket ini yaitu para pegawai tetap hadir di jam kerjanya namun dibatasi per dua hari.

Lebih dari itu, di dalam kantor kepengurusan pun diterapkan social distancing yakni dengan penataan kursi yang dilakukan secara berjarak.

"Ini dalam rangka mengurangi tatap muka dalam pertemuan.Yang bergantian tidak masuk bukannya berlibur, tapi mereka bergantian melaksanakan tugas mereka di rumah," tandasnya.

IKUTI >> Update Virus Corona

Penulis: Miftah Aulia Anggraini
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved