Cerita Melati Daeva di Kamar Isolasi Pelatnas, Tak Ada Sambutan Juara, Pilih Nonton Drama Korea

Cerita Melati Daeva di kamar isolasi Pelatnas Cipayung, soal tak ada sambutan juara, dan memilih nonton drama Korea.

KOLASE AFP_OLI SCARFF/IG @jordan_praveen
Pasangan ganda campuran Indonesia Praveen/Melati 

TRIBUNKALTIM.CO - Cerita Melati Daeva di kamar isolasi Pelatnas Cipayung, soal tak ada sambutan juara, dan memilih nonton drama Korea.

Ajang All England Open 2020 di Birmingham Inggris, menyisakan banyak cerita bagi para pebulutangkis dunia, termasuk Indonesia. 

Turnamen badminton tertua di dunia ini berlangsung di tengah wabah Virus Corona atau covid-19 yang menyebar ke berbagai benua, termasuk benua Eropa. 

Meski begitu, Indonesia berhasil membawa pulang satu gelar dari All England 2020. 

Pasangan ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti menjadi satu-satunya wakil tim Merah Putih yang berhasil mendulang gelar juara dalam kejuaraan All England 2020.

Pasangan Praveen/Melati berhasil naik podium tertinggi setelah mengalahkan wakil Thailand, Dechapol/Sapsiree di partai puncak.

BACA JUGA: FAKTA Melati Daeva Cocok Berpasangan dengan Praveen, Legenda Ini Sudah Prediksi Dua Tahun Lalu

BACA JUGA: 11 Pebulutangkis Indonesia Berpeluang Lolos ke Olimpiade Tokyo, Rekan Praveen/Melati Belum Aman

BACA JUGA: Seteru Marcus/Kevin Punya Panggilan Khusus untuk Melati Daeva, Dapat Ratusan Like dari Netizen

Praveen Jordan dan Melati juara All England 2020
Praveen Jordan dan Melati juara All England 2020 (Instagram / @jordan_praveen)

Lewat permainan tiga set, pasangan Praveen/Melati mengandaskan lawannya dengan skor 21-17, 15-21, 21-8 dalam 62 menit.

Halaman
1234
Editor: Adhinata Kusuma
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved