Breaking News:

Instruksi Kapolri Idham Azis, Hukuman Pidana Jika Masyarakat Menolak Bubar saat Ditertibkan Polisi

Instruksi Kapolri Idham Azis, hukuman Pidana jika masyarakat menolak bubar saat ditertibkan polisi demi pencegahan penyebaran Virus Corona covid-19

KOMPAS.com/Devina Halim
Instruksi Kapolri Idham Azis, Hukuman Pidana Jika Masyarakat Menolak Bubar saat Ditertibkan Polisi 

Kemudian, Pasal 216 ayat (1) menyebutkan

“Barang siapa dengan sengaja tidak menuruti perintah atau permintaan yang dilakukan menurut undang-undang oleh pejabat yang tugasnya mengawasi sesuatu, atau oleh pejabat berdasarkan tugasnya, demikian pula yang diberi kuasa untuk mengusut atau memeriksa tindak Pidana; demikian pula barangsiapa dengan sengaja mencegah, menghalang-halangi atau menggagalkan tindakan guna menjalankan ketentuan undang-undang yang dilakukan oleh salah seorang pejabat tersebut, diancam dengan Pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau Pidana denda paling banyak Rp 9.000”.

Terakhir, Pasal 218 mengatakan

“Barang siapa pada waktu rakyat datang berkerumun dengan sengaja tidak segera pergi setelah diperintah tiga kali oleh atau atas nama penguasa yang berwenang, diancam karena ikut serta perkelompokan dengan Pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau Pidana denda paling banyak Rp 9.000”.

Terungkap Kondisi Kapolri Idham Azis, Sempat Bertemu Menhub Sebelum Budi Karya Positif Virus Corona

Susun Skenario Pengamanan di Jakarta

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana mengatakan, orang-orang yang memaksa berkumpul di tengah wabah covid-19 bisa saja dikenai sanksi Pidana.

Nana menyampaikan itu setelah bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Eko Margiyono di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (23/3/2020).

"Kami mintai keterangan sesuai dengan kapasitasnya.

Ya bisa dalam bentuk nanti teguran, kalau memang arahnya ke Pidana, ya kami angkat ke situ," ujar Nana di Balai Kota DKI Jakarta, dalam rekaman yang dibagikan Pemprov DKI.

Sementara itu, Anies Baswedan meminta seluruh warga untuk menghindari kegiatan pengumpulan massa selama masa pandemi Covid-19 belum mereda.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved