News Video

NEWS VIDEO Disperkimtan Lakukan Penyemprotan Disinfektan di Kantor dan Fasilitas Umum

Dinas Perumahan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Paser, melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh ruangan Kantor Disperkimtan Pa

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER – Guna mencegah penyebaran virus corona (Covid-19), Dinas Perumahan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Paser, Senin (23/3/2020), melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh ruangan Kantor Disperkimtan Paser.

Hanya dengan biaya sekitar Rp 150.000, seluruh ruangan kantor lantai II dan Lantai III Disperkimtan berhasil disterilkan.

Termasuk pagar tangga ke lantai II dan III. “Pukul 14.00 WITA, penyemprotan disinfektan seluruh ruangan kantor selesai,” kata Kepala Disperkimtan Paser M Fauzy.

Besok, lanjut Fauzy, direncanakan penyemprotan dilakukan di taman Tepian Sungai Kandilo dan tempat-tempat yang jadi kewenangan Disperkiman Paser.

“Sisa bahan disinfektan yang disini masih banyak, makanya kita habiskan untuk penyemprotan di lapangan,” ucapnya.

Disinfektan yang dimaksud menurut Fauzy, merupakan racikan sendiri dari bahan-bahan seperti bayclean, karbol dan superpel.

Dari pembelian sekitar Rp 150.000, personil Disperkimtan Paser berhasil membuat 60 liter disinfektan.

“Racikan sendiri, teman-teman ada yang tahu caranya, makanya kita tinggal beli bahan-bahannya di toko. Ternyata selain hemat biaya, banyak juga yang bisa sterilkan. Mulai hari ini, setiap orang yang masuk kantor Disperkimtan harus cuci tangan dengan hand sanitizer yang kami sediakan,” sambungnya.

Hanya saja, kata Fauzy, pihaknya masih kesulitan menyadiakan masker kepada petugas lapangan.

Seperti 29 petugas taman, 59 penyapu jalan, 9 petugas pemakaman dan 15 petugas parit. Karena mereka berkerja di ruang terbuka, sehingga perlu dilengkapi masker.

“Mau beli tidak ada yang jual, makanya kami bersurat ke Dinskes agar teman-teman di lapangan di fasilitasi masker. Dan kami juga berinisiatif memberi mereka vitamin untuk memperkuat daya tahan tubuh, bahkan kalau perlu setiap hari akan kami beri telur setengah matang,” ungkapnya.

Terkait Surat Edaran Sekda Paser tentang pejabat pelaksana (PNS) dan PTT yang bekerja di rumah, Fauzy membenarkan bahwa pejabat eselon II, III dan IV masuk kerja seperti biasa. Namun karena menyangkut layanan publik, sehingga ada beberapa staf yang masuk seperti biasa.

“Staf (pejabat pelaksana dan PTT) kerja dari rumah, jadi setiap hari harus melaksanakaan tugas kantor di rumah, jadi begitu diminta sudah siap. Cuma ada beberapa yang harus standby di kantor, terutama yang mengurus pencairan anggaran,” tambahnya. (*)

Penulis: Sarassani
Editor: Wahyu Triono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved